Eks Pasar Tangga Arung Kian Kumuh, Pemkab Kukar Bantah Proyek Revitalisasi Jalan di Tempat

Potret Eks Pasar Tangga Arung Sumber : Info Kukar

KBRN, Tenggarong : "Coba hak kita lihat sorang tegak mapa merotak-nya odah kami ni. Padahal dulu Pasar pore, tolong hak Pemerentah ni cepati dirazia, penjual nya molah pasar tambah kumuh," ujar Syamsudin kepada RRI Selasa (05/07/2022).

Pria paruh baca keturunan asli Kutai dengan dialek daerah menyampaikan kepada RRI mengenai kondisi terkini Pasar Tangga Arung di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Ia sudah lama memendam uneg-unegnya sebagai masyarakat yang sering melintasi kawasan Eks Pasar Tangga Arung di sepanjang Jalan Maduningrat menuju Jalan Danau Semayang.

Pasca Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memindahkan lapak para pedagang pasar basah ke Lokasi Pasar Semi Modern di kawasan Mangkurawang, aktivitas jual beli masyarakat nyatanya tetap terjadi. Warga seperti penjelasan Syamsuddin tadi justru menjadikan kediaman pribadinya sebagai tempat memajang barang dagangannya seperti ayam, ikan, daging serta sayur mayur dan buah-buahan.

Menolak kawasannya menjadi semakin kumuh Ia pun berharap Pemkab segera mengambil langkah penertiban.

Merespon hal ini, Sekretaris Daerah Kukar Sunggono mengatakan situasi tersebut dalam waktu dekat sedikit demi sedikit bakal terurai. Pasalnya, Pemkab melalui Dinas teknis sedang merampungkan detail rencana penataan lokasi Eks Pasar Tangga Arung. Kepada RRI Ia memastikan ke depan para pedagang akan dapat berjualan di Pasar Semi Modern tetapi dengan sejumlah ketentuan. Pedagang wajib memenuhi kriteria produk yang telah menjadi standar produk supermarket yakni  mengemas dagangan secara rapi, higienis dan menyertakan label harga di setiap kemasan.

"Sudah ada perencanaannya. Bapak Bupati juga sudah datang langsung ke Kementerian dan bertemu Bapak Menteri supaya Pemda bisa diberikan akses untuk menata pasar. Syukur-syukur diberikan pendanaan lewat APBN," kata Sunggono dalam wawancara khusus bersama RRI usai menghadiri agenda Safari Shubuh bersama Bupati di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong belum lama ini.

Berdiri di atas lahan seluas 3,5 hektar  Pasar Tangga Arung Tenggarong pertama kali beroperasi pada 1984 silam. 33 tahun setelahnya tepat di tahun 2017, ratusan pedagang pasar akhirnya direlokasi oleh Pemkab ke Pasar Mangkurawang karena dinilai sudah terlalu padat sehingga tidak lagi representatif.

Sesuai rencana, Proyek Revitalisasi Pasar Tangga Arung memerlukan dana kurang lebih 1 miliar rupiah. 

Dari total luasan 3,5 hektar tersebut  sekitar satu hektar difungsikan menjadi RTH atau Ruang Terbuka Hijau.

Sementara sisanya diperuntukkan bagi pemanfaatan areal parkir serta untuk bangunan gedung dan lapak para pedagang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar