Buaya Muara, Buaya Terbesar dan Penyerang

KBRN, Samarinda : Kasus buaya muara menerkam manusia kerap dilaporkan terjadi di Kalimantan Timur (Kaltim). Populasi reptil air ini memang cukup banyak terdapat di area perairan muara sungai Kalimantan.

Terutama di kawasan hutan bakau menjadi populasi alam buaya muara. Hutan bakau masih banyak dijumpai sepanjang perairan sungai di Kalimantan.

Dikutip dari jppn.com (25/5), seekor buaya besar meneror warga Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur, yang tengah dilanda banjir.

Buaya berukuran 3,5 meter itu menerobos masuk ke dalam rumah warga yang terendam banjir pada Selasa (3/5) malam, atau tepatnya di saat hari Lebaran kedua.

Sepanjang tahun 2021 dilaporkan kasus - kasus buaya muara menerkam manusia. Dilansir dari  IDN Times, seorang bocah inisial DMS (8) tewas diterkam buaya saat berenang di Sungai Kacong Sepaso Selatan Kutai Timur Kaltim, Rabu (3/3/2021).

Laporan serangan buaya sempat terjadi pula di pertengahan bulan Januari  2021 lalu. Seorang bocah kembali diterkam buaya saat sedang berenang di Sungai Bengalon Kutai Timur pada 14 Januari 2021.

Korban diterkam seekor buaya sepanjang 6 meter kala berenang di sungai. Korban dan ketiga rekannya bermain di sungai yang berjarak 100 meter dari rumahnya.

Buaya Muara atau Crocodylus porosus adalah jenis buaya terbesar di dunia. Bahkan ukurannya jauh lebih besar dari buaya nil (Crocodylus niloticus) dan alligator Amerika (Alligator mississipiensis)., seperti dilansir dari Sindonews.

Sesuai namanya, buaya muara hidup di habitat utama yakni sungai sungai, buaya ini juga hidup di dekat laut alias muara, kadang dijumpai di laut lepas. Tidak heran jika buaya ini adalah satu satunya buaya yang bisa bertahan di air asin atau air laut.

Selain dikenal dengan nama Buaya Muara, Buaya ini juga dijuluki dengan nama Buaya air asin, buaya laut, atau dalam istilah bahasa inggris dipanggil saltwater crocodile atau Indo-Australia Crocodile. Meskipun dapat ditemukan di laut lepas, Buaya ini dikenal sebagai perenang yang buruk.

Buaya muara memiliki ukuran yang lebih besar dibanding buaya air tawar, terutama pada rahang, ukuran gigi, dan moncong.

Buaya Muara pada umumnya memiliki panjang tubuh (termasuk ekor) mulai dari 2,5 hingga 5,5 meter. Namun ukuran buaya dewasa ada yang bisa mencapai hingga 12 meter.

Tidak hanya itu, semakin bertambah usia buaya, maka akan semakin besar juga ukurannya. Semakin besar ukuran tubuh buaya, maka semakin besar pula kekuatan gigitannya. Kekuatan gigitan buaya (yang ditemukan di Australia) tercatat memiliki kekuatan 3.600 pon (1.633 kg).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar