Terkendala Akses , Pemda sempat sulit Bantu 43 KK Terisolasi banjir di Teluk Bayur Berau

Bantuan untuk masyarat teluk Bayur Berau (Kaltim) Dok Foto Polsek Teluk Bayur

KBRN, Berau : Intensitas hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir di wilayah hulu Sungai Kelay, mengakibatkan beberapa kampung di Kecamatan Teluk Bayur tergenang. Salah satunya di Kampung Labanan Makarti.

Melalui Group Whatapss BPBD,Camat Teluk Bayur Endang Iriyani menjelaskan, banjir dari luapan air sungai yang terparah terjadi di RT 9 Kampung Labanan Makarti. Sebab sejak empat hari terakhir, sebanyak 43 Kepala Keluarga (KK) di RT 9, terisolasi akibat terputusnya akses di kampung tersebut. “Ini banjir tahunan, tetapi menurut informasi dari masyarakat bahwa setiap tahun luapan air semakin parah. Yang paling parah saat ini,” ujarnya saat memberikan banutn  banjir,Jum’at (20/5/2022).

Menurutnya, kondisi banjir di RT 9 perlu adanya perhatian Pemkab Berau. Pasalnya, akibat luapan air yang terjadi, masyarakat tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. “Masyarakat hanya bisa berdiam diri di rumah saja, karena rumahnya terendam banjir dan jembatan penghubung juga terendam,” katanya.

Untuk membantu masyarakat, pihaknya memberikan bantuan makanan siap saji. “Sejak beberapa hari lalu kita sudah berikan bantuan, karena tidak ada akses mereka untuk jalan,” terang dia.

Menurut Iriyani, Saat meninjau kondisi banjir kemarin, menurutnya air sudah mulai surut. Tetapi, jembatan penghubung masih tergenang sehingga masyarakat masih membutuhkan bantuan. “Tetapi menurut masyarakat, air bisa kembali pasang. Karena air kiriman dari hulu sudah mulai keruh dan kemungkinan akan terjadi genangan lagi.

Sementara itu, Ketua RT 9 Labanan Makarti, Asmar, menyebut masyarakatnya memang hanya bisa berdiam diri di rumah. Tak bisa melakukan aktivitas seperti biasa karena banjir. Untuk memenuhi kebutuhan pangan, warganya hanya mengandalkan apa yang ada di dalam rumah, serta terbantu dengan bantuan makanan dari kecamatan.

“Beruntung ada bantuan cepat dari pihak kecamatan, dan semoga air segera surut, sehingga jalan bisa kembali dilalui,” tandasnya.

Dirinya juga meminta kepada pihak perusahaan yang ada di Teluk Bayur, bisa turut memantu masyarakat yang saat ini terisolasi di RT 9. Karena, saat ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan.

“Kita juga untuk meberikan bantuan harus menggunakan perahu agar bisa sampai ke RT 9, jadi mereka saat ini hanya bisa berdiam diri di rumah saja,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar