Sudah Bersih, Sampah yang Menumpuk di Pasar Barong Tongkok Akhirnya Diangkut

Bekas tumpukan sampah di Pasar Maleo Baru dan pasar Jaras Barong Tongkok sudah dibersihkan petugas (25/1/2022).

KBRN, Sendawar : Tumpukan sampah di pasar Jaras dan Pasar Maleo Baru kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat akhirnya diangkut petugas kebersihan.

Hingga Selasa (25/1/2022) sore sudah tidak ada lagi tumpukan sampah di pasar ibu kota tersebut. Gantungan sampah masyarakat di pinggir jalan juga ikut dibersihkan petugas.

"Gerak cepat petugas, semua sampah sudah diangkat," kata Kabag Humas Pemkab Kubar, FX Sumardi.

Baca Juga:

Lagi, Sampah Menumpuk Hingga Menimbulkan Bau Busuk Di Ibukota Kubar

Diberitakan RRI Senin (24/1/2022) tumpukan sampah menghiasi sejumlah wilayah dalam kota Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat.

Plastik dan karung-karung berisi sampah nampak digantungkan warga di pinggir jalan mulai dari kawasan Busur sampai di jalan Jendral Sudirman. Atau arah pasar Maleo Baru dan kantor camat Barong Tongkok.

Hiasan sampah juga terus berjejer sampai ke pasar Jaras Barong Tongkok.

Tumpukan sampah di pasar Jaras sebelum diangkat petugas (24/1/2022). foto-rru/Andreas

Yang lebih parah tumpukan sampah yang sudah berulat menumpuk di tengah pasar hingga menimbulkan bau tak sedap.

"Sudah 5 hari ini sampah belum diangkut. Biasanya tiap pagi mereka datang ambil, ini ngga tahu kok tidak datang ambil," ungkap Sarifudin pedagang ikan kering di Pasar Maleo Baru, Senin (24/1/2022).

Senada disampaikan Sity pedagang sayuran. Dia mengaku bau busuk itu karena sampah ikan dan ayam membusuk.

"Sangat menggangu pak, orang mau belanja jadi nda tahan bau. Ini sebagian sudah dibawa keluar tapi ngga ada petugas yang ngangkutnya," ujar Sity.

Mereka tidak tahu persis siapa yang bertanggung jawab atas kebersihan pasar maupun petugas sampah.

"Kok di pasar di ibu kota kumuh begini sampai sampah tidak terangkut ini memalukan. Ini kan wajah ibu kota sampai seperti ini kita malu lah. Namanya sampah ini kan bisa aja ada penyakitnya," beber Ina, pengunjung pasar Maleo Baru.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Barat Ali Sadikin mengaku mobil sampah tengah rusak sehingga belum beroperasi maksimal.

"Tadi pak Wakil Bupati telpon saya juga soal sampah ini. Tapi saya sudah konfirmasi ke Kabid pak Yosua memang mobil kita lagi rusak," kata Ali Sadikin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar