Lagi, Sampah Menumpuk Hingga Menimbulkan Bau Busuk Di Ibukota Kubar

Tumpukan sampah di tengah pasar Maleo Baru kecamatan Barong Tongkok Kutai Barat. (24/1/2022). Foto/RRI-Andreas

KBRN, Sendawar : Tumpukan sampah kembali menghiasi sejumlah wilayah dalam kota Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat.

Pantauan RRI, plastik dan karung-karung berisi sampah nampak digantungkan warga di pinggir jalan. Mulai dari kawasan Busur sampai di jalan Jendral Sudirman. Atau arah pasar Maleo Baru dan kantor camat Barong Tongkok.

Hiasan sampah juga terus berjejer sampai ke pasar Jaras Barong Tongkok.

Lebih parah lagi tumpukan sampah yang sudah berulat menumpuk di tengah pasar hingga bau busuk menyelimuti area pasar.

"Sudah 5 hari ini sampah belum diangkut. Biasanya tiap pagi mereka datang ambil, ini ngga tahu kok tidak datang ambil," ungkap Sarifudin pedagang ikan kering di Pasar Maleo Baru, Senin (24/1/2022).

Baca Juga:

Disorot Akibat Sampah Menumpuk di Ibu Kota, Ini Penjelasan Pemkab Kubar

Senada disampaikan Sity pedagang sayuran. Dia mengaku bau busuk itu karena sampah ikan dan ayam membusuk.

"Sangat menggangu pak, orang mau belanja jadi nda tahan bau. Ini sebagian sudah dibawa keluar tapi ngga ada petugas yang ngangkutnya," ujar Sity.

Mereka tidak tahu persis siapa yang bertanggung jawab atas kebersihan pasar maupun petugas sampah.

Sementara soal penyebab sampah tidak terangkut menurut pedagang karena mobil rusak.

"Katanya mobil sampah dua rusak. Tapi entah yang punya kecamatan atau punya kabupaten kami ngga tahu," kata Nurhayati dan Titus Malar pedagang dipasar milik Pemkab Kubar depan lapangan Rara Kuta Barong Tongkok.

"Kok di pasar di ibu kota kumuh begini sampai sampah tidak terangkut ini memalukan. Ini kan wajah ibu kota sampai seperti ini kita malu lah. Namanya sampah ini kan bisa aja ada penyakitnya," beber Ina, pengunjung pasar Maleo Baru.

Baca Juga:

Bupati Kubar Serahkan 2 Unit Mobil Sampah

Kondisi sampah yang Menumpuk juga terjadi di pasar Jaras. Hanya saja hingga Senin siang tinggal satu tumpuk yang belum diangkut. Sisanya sudah diangkat petugas.

"Mudahan segera diangkat sampah disini. Katanya dapat mobil baru kok sampah bertumpuk lagi seperti tahun lalu," sebut Nicky.

Pantauan RRI Senin siang satu mobil sudah mulai mengangkat sampah dari Pasar Jaras.

Baca Juga:

Bupati Kubar Buka Suara Soal Sampah Tak Terangkut, FX.Yapan : Jalan Rusak, Mobil Tua Uang Juga Dipangkas 800 Miliar

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Barat Ali Sadikin mengaku mobil sampah tengah rusak sehingga Belum beroperasi maksimal.

"Tadi pak Wakil Bupati telpon saya juga soal sampah ini. Tapi saya sudah konfirmasi ke Kabid pak Yosua memang mobil kita lagi rusak," kata Ali Sadikin.

"Nanti tanya Kabid pak Yosua soal teknisinya," Pungkas Ali.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar