Perbaikan Jalan Kukar-Kubar Prioritas Tahun 2022

Jalan di Desa Perian kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara Kaltimmulai diperbaiki oleh BBPJN Kaltim. (30/12/2021) Foto/Dok PJN Kaltim.

KBRN, Sendawar : Perbaikan jalan di Desa Perian Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Provinsi Kaltim jadi prioritas di tahun 2022.

Pasalnya jalan menuju Kabupaten Kutai Barat (Kubar) itu rusak parah hingga menyebabkan antrean panjang berkilo-kilo meter sejak 26 Desember lalu.

“Nanti untuk tahun depan itu menjadi prioritas untuk penanganan,” ujar Kepala satuan kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Kaltim, Anashtasia Tota Frisca kepada RRI.co.id, Kamis (30/12/2021).

BACA JUGA:

Jalan Samarinda Kubar Rusak Parah

Anashtasia mengatakan, proses perbaikan darurat sebenarnya sudah dilakukan sejak 27 Desember. Tetapi jalan melintasi rawa-rawa dan bekas lahan gambut sehingga sulit ditangani.

Di saat bersamaan, hujan lebat dan banjir juga melanda wilayah setempat.

“Karena menurut warga setempat itu merupakan timbunan semua yang membelah rawa itu. Karena itu timbunan tidak ada tanah keras malah ketemu kolam,” katanya.

Untuk sementara jalan yang berlubang sudah ditutupi batu dan urukan tanah. Kemacetan yang sempat terjadi 4 hari lalu sudah mulai terurai.

“Kalau kendaraan kecil itu udah bisa lewat tapi kalau kendaraan bermuatan berat itu kalau kita lewatkan nanti dia amblas lagi. Material kita tambah terus. Kalau untuk kita tutup aspal tahun ini belum bisa paling digreading dan treatmen seperti itu,” jelas Kasatker dibawah Kementerian PUPR tersebut.

Warga mendorong kendaraan di jalan rusak desa Perian (30/12/2021). Foto/RRI-Andre

Adapun alat berat kini disiagakan di lokasi jalan rusak untuk mengantisipasi Kembali amblas.

“Untuk menjaga lalu lintas bisa lewat dulu kami treatmen dulu seperti itu nanti alat stand by disana. Itu karena kiri kanannya juga kelapa sawit semua,” tuturnya.

Anashtasia mengaku jalan nasional sepanjang 200 Kilo meter lebih dari Samarinda menuju Kutai Barat hingga Kabupaten Mahakam Ulu memang sebagian besar rusak. Sehingga untuk diperbaiki sekaligus cukup sulit.

“Karena jalan nasional kita sampai batas Kalteng, Kubar dan Kukar itu ada beberapa titik longsor dan ada beberapa titik banjir. Yang kedepan step by step akan kita tingkatkan. Kalau misalnya untuk tahun depan sekaligus semua itu kayanya tidak mencukupi dananya. Anggarannya sangat besar,” beber Anas.

Meski begitu Anashtasia menyebut jalan Nasional yang juga tembus ke Provinsi Kalteng itu pasti jadi perhatian pemerintah pusat. Karena merupakan jalan menuju Ibu Kota Negara (IKN).

“Tapi kedepan kalau misalnya IKN disahkan itukan merupakan jalur prioritas dari Kalteng dan dari provinsi lain untuk masuk ke IKN,” pungkasnya.

BACA JUGA:

Anggota DPR Ismail Thomas Soroti Jalan Nasional Samarinda-Kubar Yang Rusak Parah

Jalan rusak di RT 08 Kampung Perian kecamatan Muara Muntai yang menyebabkan mobil amblas. (30/12/2021). Foto/RRI-Andre

Diberitakan sebelumnya, jalan di desa Perian kecamatan Muara Muntai Kutai Kartanegara rusak parah.

Akibatnya banyak kendaraan terperosok dalam lubang hingga macet total. Warga dan anggota TNI ikut memperbaiki dengan alat seadanya.

Mereka membawa cangkul dan sekop mengisi tanah dan batu di jalan yang berlubang.

BACA JUGA:

Kerusakan Jalan Samarinda-Kubar Dikeluhkan Bertahun-Tahun

Pantauan RRI Rabu (29/12/2021) ada dua titik yang macet parah hingga terjadi antrean berkilo-kilo meter. Yakni di RT 7 dan 8 Desa Perian, Kukar.

“Sudah lima hari jalan disini susah lewat. Paling parah di bawah RT 7 itu sampai seribu lebih kendaraan antre,” ungkap Ramli Effendi, warga Kampung Perian, Kukar saat ditemui RRI.co.id di lokasi jalan rusak, Rabu (29/12) sore.

“Yang rusak parah ini sudah satu tahunan. Bulan ini ada 3 kali insiden mobil terbalik. Apalagi pas hujan itu sampai pagi mereka tunggu,” sambungnya.

Dia menyebut sudah ada upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah. Namun belum maksimal.

“Disini kan lahan gambut, mau ditebar aspalpun dia akan larut kebawah. Jadi mobil lewat itu kaya di atas kasur aja,” tambah dia.

Warga Perian di wilayah perbatasan Kukar-Kubar itu mengatakan, selain kualitas jalan buruk, jumlah kendaraan yang melintas di jalan trans Kalimantan itu juga kian meningkat dari waktu ke waktu.

“Ini yang paling banyak lewat mobil CPO perusahaan sawit. Sedangkan mobil mereka itu beratnya diatas 15 ton. Apalagi angkutan air ke perusahaan juga lewat sini. Bagaimana nda rusak, mereka pakai mobil 20 ton keatas,” tukas Adi warga RT 07.

Supir pengangkut BBM ke Kutai Barat Susanto mengaku sudah dua hari terjebak macet. Bahkan rekannya yang lain sampai tiga hari baru sampai Sendawar ibu kota Kubar karena jalan rusak. Padahal biasanya hanya sekitar 10 sampai 12 jam perjalanan dari Samarinda ke Kutai Barat.

“Ini paling lama di jalan. Kalau teman saya sampai tiga hari baru tembus. Padahal biasanya kita berangkat dari Samarinda jam 7 pagi tiba (Kubar) Magrib,” kata Santo.

Dia kwatir jika kondisi jalan tidak segera diperbaiki, akan menggganggu pasokan BBM untuk masyarakat Kubar.

“Kalau macet kasihan masyarakat,” ucap Susanto.

BACA JUGA:

Jalan Trans Kalimantan Kubar-Kukar Diperbaiki Tahun 2022

Senada disampaikan Ahmad Gazali supir angkutan sembako. Dia menyebut gara-gara jalan rusak mereka harus mengeluarkan biaya tambahan untuk BBM maupun konsumsi di jalan.

“Dengan jalan rusak ini otomatis tambah biaya. Untuk solar dan makan. Yang pasti pasokan kebutuhan lambat,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar