Bulan Kesadaran Down Syndrome Oktober 2021, POTADS Kaltim Fokus Pendidikan Anak

KBRN, Samarinda: Bulan Oktober diperingati sebagai Bulan Kesadaran Down Syndrome, sebuah kesempatan untuk menyebarkan kepedulian. Dengan harapan semua masyarakat dunia dapat mengetahui lebih banyak tentang Down Syndrome.

Down Sindrom atau disebut Syndrome Down merupakan adanya gangguan genetika yang menyebabkan perbedaan kemampuan belajar dan ciri-ciri fisik yang tidak bisa disembuhkan, namun jika diberikan dukungan dan perhatian yang maksimal, maka mereka bisa tumbuh secara bahagia. 

Untuk mengisi moment Bulan Kesadaran Down Syndrome tahun 2021 ini, Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome (POTADS) Kaltim, secara bersama-sama menyebarkan informasi positif tentang Down Syndrome dan membuat orang sadar akan kemampuan dan pencapaian mereka.

Hal ini disampaikan Ketua POTADS Kaltim, Amandrio dalam acara dialog Cakrawala "Suara Disabilitas" Pro 1 RRI Samarinda, Sabtu (23/10/2021).

"Meskipun di tengah pandemi Covid-19 saat ini, kami dari POTADS Kaltim tetap menggelar beberapa kegiatan secara daring dan luring terbatas seperti lomba menggambarbsecara daring. Di kota Samarinda dan Balikpapan sudah terlaksana dan akan masih akan dilaksanakan di beberapa Kabupaten/Kota lain nya hingga akhir Oktober ini", jelas Amandrio.

Amandrio menjelaskan bahwa di Kalimantan Timur masih banyak orang tua yang memiliki anak dengan Down Syndrome masih enggan untuk bergabung dengan POTADS. Hal ini dipengaruhi karena masih adanya anggapan dari orang tua dan masyarakat bahwa anak dengan Down Syndrome itubsudah tidak bisa apa-apa. Padahal faktanya, banyak anak dengan Down Syndrome yang memiliki prestasi, bahkan kemampuan yang luar biasa. Sehingga, dia sangat berharap, di bulan Oktober ini kan menjadi moment tepat untuk merangkul para orang tua dan seluruh masyarakat untuk lebih peduli Down Syndrome.

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilita (PPDI) Kaltim, Anni Juairiyah, yang turut hadir sebagai narasumber dalam dialog tersebut juga menyampaikan harapannya agar seluruh masyarakat lebih peduli terhadap penyandang disabilitas 

"Down Syndrome ini kan adalah penyandang disabilitas jenis mental dan intelektual, sehingga perhatian dan kepedulian akan sangat membantu mereka khususnya para orang tua dalam membimbing dan memberikan pendidikan yang sesuai," ungkap Anni Juairiyah.

Hal senada juga disampaikan oleh Maria Kristianingrum, S.Psi., S.Pd-LB., M.Km., pendiri Rumah Tumbuh Kembang Gagas Ceria Balikpapan. "Pendidikan merupakan hal penting untuk Anak Down Syndrome. Kita jangan beranggapan bahwa, Anak Down Syndrome sudah tidak bisa apa-apa. Mereka memiliki sesuatu yang istimewa yang tidak dimiliki oleh manusia pada umumnya." Kata Maria Kristianingrum.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00