Terinspirasi Dampak Pandemi, Band di Balikpapan Ciptakan Lagu Semangat

KBRN, Balikpapan - Situasi pandemi sejak dua tahun belakangan ini menjadi momok bagi seluruh sektor di Indonesia, mulai dari perdagangan, perusahaan, hingga kuliner sekalipun. 

Termasuk salah satunya adalah musisi. Yakni sejak adanya pandemi, nyaris tidak mendapatkan job manggung. Bahkan tak sedikit diantaranya memilih banting setir menjadi tukang ojek hingga berjual telur.

Tak ingin terus terpuruk dalam situasi pandemi, salah satu pengusaha pendingin di Balikpapan bernama Hafiz mencoba mengembangkan strategi bisnisnya, dari coffee shop menjadi band. Sebanyak empat personel dikumpulkan mulai dari Nuay sang gitaris, Kholiq bassis, Nonon drummer hingga Nico sang vokalis untuk membentuk suatu band bernama "Blackopi Band".

"Black kopi terbentuk karena teman musisi sudah tidak ada kerjaan, tidak ada panggung. Apalagi dampak PPKM bagi musisi tidak ada job panggung di kafe-kafe dan sebagainya," kata Hafiz pada Selasa (26/10).

Nama Blackopi sendiri diambil dari asal muasal tempat yakni kafe bernama ADM Coffee di kawasan BDS, Balikpapan. Secara kebetulan seluruh personel band juga menyukai minuman kopi.

Uniknya, Blackopi menggarap single pertamanya dengan terinspirasi dari situasi pandemi yang ada berjudul "Kita Harus Bangkit". Bahkan secara kebetulan dalam proses pembuatan video klip, tanpa sengaja Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud hadir di lokasi syuting dan turut ambil bagian dalam video klip single pertamanya itu.

"Lagu ini menceritakan situasi pandemi, dimana semuanya ikut terpuruk. Tapi kita nggak boleh begini terus, kita harus terus bangkit agar bisa bertahan. Makanya single pertama ini terinspirasi dari situ," tuturnya.

Ditanya soal target, Hafiz mengatakan Blackopi menyasar pasar nasional. Dibawah manajemennya single blackopi sendiri sudah tersinkronisasi dengan spotify serta terpublish di akun youtube Blackopi.

"Kita targetnya nasional, bukan lokal. Kalau bisa dunia. Kemarin-kemarin kita hanya mimpi ke Samarinda, tapi sekarang nggak, kita ke satu Indonesia. Jangan mimpi yang kecil tapi yang besar," ungkap pria pemilik ADM Coffee ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00