106 PNS Diambil Sumpah

Wakil Bupati H Edyanto Arkan Didampingi Sekretaris Kabupaten Ayonius Dan Kepala BKPPD Menyaksikan Penandatangan Berita Acara Sumpah Janji PNS Dilingkungan Pemkab Kubar..jpg

KBRN,Samarinda - Sebanyak 106 orang, terdiri dari tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan tenaga teknis diambil sumpah atau janjinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Acara Pengambilan sumpah janji yang dilaksanakan di balai Agung Aji Tulur Jejangkat dipimpin langsung Wakil Bupati H Edyanto Arkan SE, Kamis (21/10).

Lebih lanjut Wakil Bupati H Edyanto Arkan SE menuturkan, PNS bukan saja bagian dari unsur aparatur Negara, tetapi juga abdi masyarakat. Oleh karenanya pada PNS lah disematkan amanat untuk melayani dan mengabdi pada negara dan masyarakat. Turut hadir Sekretaris Kabupaten, Plt Asisten III, Kepala BKPPD dan Kepala PD dilingkungan Pemkab Kubar.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati menjelaskan dalam karya baktinya setiap unit kerja perangkat daerah, Pegawai Negeri  Sipil merupakan tulang punggung pemerintahan dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.  Di samping itu PNS juga sebagai kader dalam birokrasi yang akan melanjutkan estafet dalam upaya  mewujudkan pemerintahan yang baik. Dengan pemahaman akan arti pentingnya dari PNS ini maka seyogyanya arah pemerintahan dalam pembangunan manusia Indonesia seutuhnya salah satunya mengambil fokus untuk tersedianya kualitas SDM PNS yang berintegritas tinggi, berkompeten, profesional, beretos kerja, disiplin, jujur dan tentunya patuh serta setia pada Pancasila dan NKRI.

Wakil Bupati juga menegaskan yang sangat penting dan wajib dilakukan. Dimana setiap insan PNS diangkat sumpah serta janjinya menurut agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hakekatnya sumpah dan janji yang dinyatakan secara lisan maupun tulisan ini bukan saja menyatakan  kesanggupan terhadap atasan yang berwenang, tetapi kesanggupan terhadap Tuhan Yang Maha Esa bahwa yang bersumpah dan berjanji akan menaati segala keharusan dan tidak melakukan larangan yang telah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan ini harus sudah menjadi ruh, atau nadi yang mengalir dalam semangat pelayanan dan pengabdian PNS semasa baktinya.Sebagaimana yang telah diamanatkan dalam  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara tanggal 15 Januari 2014 bahwa pada pasal 66 ayat 1 dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil pada pasal 3, maka setiap CPNS pada saat pengangkatannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib mengucapkan sumpah/janji PNS. Dan pada hari ini, sebanyak 106 orang mulai dari tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan tenaga teknis telah diambil sumpah atau janjinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. 

Pengambilan sumpah janji ini juga secara khusus bertujuan dalam rangka membina dan menciptakan PNS yang bersih, jujur dan berwibawa serta sadar akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat. Sejalan dengan apa yang menjadi tantangan pembangunan serta memenuhi tuntutan publik akan kinerja aparatur Pemerintah yang lebih profesional, tentu hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi setiap aparatur PNS untuk memampukan diri meningkatkan kualitas dan kapasitasnya. Hal ini juga sebagai bentuk upaya Pemerintah dalam menggeser paradigma masyarakat terhadap birokrasi dan pelayanan publik Pemerintah yang selama ini masih dirasa kurang optimal.Melalui pemahaman tersebut, maka perkenankan saya menyampaikan pesan dan arahan kepada seluruh PNS dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat untuk ikut membangun dan menjaga citra positif PNS dengan bekerja sebaik-baiknya. Berikutnya juga, saya berharap sebagai abdi negara dan abdi masyarakat saudara sekalian sungguh-sungguh memampukan menjadi PNS yang benar-benar berorientasi pada optimalisasi diri serta mampu mewujudkan peningkatan pelayanan prima dan sukseskan penyelenggaraan pembangunan yang mengacu pada salah satu misi Pemerintah butir ketiga, yakni Meningkatkan Tata Kelola Pemerintah Yang Baik, Bersih Dan Akuntabel.

Secara Khusus Wakil Bupati juga berpesan kepada seluruh PNS yang baru saja diambil sumpah dan janjinya, untuk tidak terburu-buru meminta mutasi dari Kubar, karena memang Kubar masih membutuhkan orang-orang yang memiliki kemampuan sesuai bidangnya.(hms10)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00