Serap Aspirasi, Badan Kesbangpol Kaltim Gelar Coffe Morning Bersama Ormas

Coffe Morning Kesbangpol Kaltim

KBRN, Samarinda : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Badan Kesbangpol Kamis (21/10/2021) Pagi menyerap aspirasi dari organisasi kemasyarakat se Kaltim yang berlangsung dalam suasana santai Coffe Morning.

Berlangsung di Ruang Kartanegara Hotel Bumi Senyiur Samarinda, diskusi selama tiga jam tersebut mengambil tema "Membahas Isu-isu yang Ada di Masyarakat dan Mendengar Aspirasi Ormas".

Kepala Badan Kesbangpol Kaltim Sufian Agus dalam arahannya mengatakan ormas sebagai mitra pemerintah diharapkan bisa mengeliminir potensi konflik maupun gejolak sehingga tidak membesar dan menganggu kondusifitas wilayah Kaltim.

"Terlebih menjelang pemindahan IKN ke Kaltim, peran ormas sebagai 'mata' dan 'telinga' Pemerintah sangat diperlukan agar gejolak di Masyarakat bisa Kita antisipasi dengan baik," katanya.

Hadir dalam forum yang mengundang perwakilan 25 ormas di Kaltim tersebut, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kaltim H Asmunie Ali yang mengapresiasi Badan Kesbangpol Kaltim karena sudah membuka ruang untuk mendengar keluh kesah dari ormas.

"Kegiatan seperti ini sangat bagus sekali artinya Pemerintah menganggap ormas itu penting untuk merumuskan kebijakan strategis karena memang yang memahami persoalan di tingkat akar rumput adalah ormas. Diskusi ini mohon dimanfaatkan dengan baik oleh peserta," pesannya.

Mengawali sesi penyampaian aspirasi, Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kaltim Rina Zainun mengakui pentingnya peran Pemerintah dan Ormas untuk mempersiapkan SDM atau Sumber Daya Manusia menghadapi pemindahan IKN.

"Tetapi bagaimana SDM mau berkualitas, faktanya Kami sering mendampingi anak-anak dibawah umur yang menjadi korban KDRT, perdagangan manusia, kekerasan seksual yang dilakukan oleh orang terdekatnya. Belum lagi IKN pindah, generasi Kita sudah banyak yang rusak, Pak," curhat Rina.

Sementara Pimpinan DPW Ahlul Bait Indonesia Provinsi Kaltim Thoriq Assegaf mengungkapkan selama 10 tahun hadir di Kaltim, organisasinya bergerak di masyarakat tanpa mendapat bantuan dari Pemerintah.

"Tetapi karena Badan Kesbangpol membuka ruang untuk memberikan dana hibah, Kami juga akan mencoba mengajukan anggaran sehingga bakti Kita kepada masyarakat menjadi lebih maksimal. Kita siap bermitra dengan Pemda," ujarnya.

Menanggapi seluruh aspirasi yang disampaikan peserta, Kepala Badan Kesbangpol Kaltim Sufian Agus menyatakan akan berupaya menindaklanjuti saran dan masukan yang ada.

"Tadi Saya catat, ada yang meminta Bimtek Pelaporan dan Arsip, Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, termasuk pendanaan kepada ormas dalam bentuk hibah. Sudah Kami catat semua. Terima kasih kepada ormas yang sudah mendukung Pemerintah meski belum sekalipun mendapat bantuan dari Pemerintah," ujar Sufian Agus mengapresiasi.

Ke depan, Badan Kesbangpol Kaltim berencana untuk menggagas pemberian penghargaan atau reward kepada ormas berprestasi untuk lebih memacu semangat ormas di Kaltim.

"Kita coba pelajari dulu bagaimana proses penilaian ormas berprestasi ini seperti yang sudah dilakukan Pemprov Jawa Timur. Kalau perlu nanti ormas yang terpilih, Kita ajak melihat langsung bagaimana ormas berprestasi di daerah lain supaya bisa diterapkan di Kaltim," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00