Samarinda Dilanda Banjir, Waspada Penyakit Yang Timbul Akibat Banjir

KBRN, Samarinda: Selama sepekan terakhir, intensitas hujan di Ibu Kota Provinsi Kaltim itu memang tinggi. Banjir tak bisa dihindari mengingat air dari hulu Sungai Karang Mumus (SKM) meluap dan hilangnya ruang sungai yang dulunya berfungsi untuk menampung air. Dilansir dari berbagai media Sebanyak 9.444 warga lima kelurahan di dua kecamatan di Kota Samarinda, terdampak banjir dengan ketinggian air rata-rata mulai dari 30 cm sampai hingga lebih dari satu meter.

Dampak kerugian yang ditimbulkan tidak hanya materi, banjir juga telah mendatangkan berbagai macam penyakit. Kondisi lingkungan yang kotor, air banjir yang membawa banyak kuman dan bakteri membawa penyakit yang serius kepada korbannya. Penyakit kulit, merupakan penyakit yang sering menghantui para korban banjir.

penyakit kulit yang seringkali mengintai pada saat banjir,seperti kurap, kutu air, Dermatitis Alergi, dan Gigitan Serangga.

Bagi Anda yang saat ini menjadi korban dari bencana banjir, sangat disarankan untuk menjaga higienitas yang sangat menentukan besar-kecilnya anda mengalami penyakit ini.

Maka dari itu, Selalu gunakan air bersih dan antiseptik agar tubuh dapat terhindar dari adanya kuman dan bakteri akibat adanya air banjir. Selain itu, apabila ada bagian tubuh yang terluka, usahakan untuk selalu membersihkan luka tersebut. Karena luka yanga ada pada bagian tubuh anda merupakan salah satu jalan terjadinya infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang menyebar pada saat banjir.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00