Pembinaan UMKM Pangan Lokal untuk wilayah Kabupaten Kutai Kartanergara.

KBRN,Samarinda - Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim, melalui Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan menggelar Pembinaan UMKM Pangan Lokal untuk wilayah Kabupaten Kutai Kartanergara.Kegiatan dalam rangka Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Advokasi Edukasi dan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dilaksanakan di Hotel Grand Sawit Samarinda.Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Siti Farisyah Yana menjelaakan produktifitas pertanian dan penjualan produk pertanian Kaltim sudah mulai meningkat."Kaltim meraih ranking 2 nasional ekspor komoditas pertanian. Hal ini tentunya sebuah prestasi yang tidak sekedar angka saja," kata Siti Farisyah Yana, dihadapan peserta pembinaan terdiri 10 perwakilan pengusaha UMKM Kutai Kartanegara.Kemajuan ini menurut dia, bisa dibuktikan adanya diversifikasi eksport hasil pertanian sawit serta peningkatan ekspor komoditas lain seperti jahe dan ubi."Namun, kita juga harus menyadari bahwa produksi dan ekspor komoditas pertanian masih banyak kelemahan. Baik dari segi kualitas maupun perkembangan usaha serta impor itu sendiri," jelasnya.Karenanya, Yana berharap pelatihan ini bisa menghasilkan produsen-produsen kuat yang bisa menghasilkan produk berkualitas bernilai ekspor yang bisa berkembang di dalam maupun di luar negeri.Hal ini sangat penting menurut Yana, terlebih instansinya mengemban tugas untuk memastikan produksi pangan lokal memiliki nilai B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman).Diakuinya, budaya B2SA di Kaltim masih jauh dari tercapai, karena populernya fast food yang dari penampilannya saja lebih menarik."Karenanya, dibutuhkan pelaku UMKM lokal yang bisa memastikan produknya bernilai B2SA dan tentunya bernilai eksport, sehingga bisa tampil lebih menarik," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00