Lai, Buah Khas Kaltim Yang Tetap Potensial Dikembangkan

KBRN, Samarinda: Berdasarkan Wikipedia Indonesia, Lai merupakan tumbuhan buah yang masih sekerabat dengan durian. Jenis ini juga dikenal dengan beberapa nama lain, seperti durian kuning, durian tinggang, durian pulu, nyekak, ruas, sekawi, pekawai dan lain-lain, dengan nama ilmiah Durio kutejensis (kutejensis (Adj.) = "berasal dari Kutai").

Pohon Lai berperawakan pohon, tingginya mencapai 24 meter dengan diameter batang 40 cm. Buahnya bertipe kapsul, berbentuk bulat telur sampai menjorong, bersegi lima, berukuran sampai 20 x 12 cm, berwarna kuning kusam, tertutup oleh duri-duri halus yang agak tumpul/tidak runcing, panjangnya 1-1,5 cm. Bijinya berbentuk menjorong, panjangnya sampai 4 cm, berwarna coklat berkilap, terbungkus oleh aril yang berdaging, berwarna kuning dan tidak beraroma. Tanaman yang dibudidayakan dapat mulai berbuah setelah pohonnya mencapai tinggi 4-5 meter. 

Arilnya mirip dengan aril durian yang sebenarnya. Habitat asli tumbuhan alaminya ialah hutan lereng berbukit daerah pedalaman Kalimantan Timur (Nurbani 2013). Di Kalimantan Timur buah lai telah menjadi buah unggulan yang mulai dikembangkan secara serius sejak tahun 2008 dimana untuk membangun kebun telah digunakan benih hasil perbanyakan vegetatif (okulasi dan grafting) dari varietas unggul yang telah dirilis oleh Menteri Pertanian.

Sampai saat ini telah dirilis tiga varietas unggul nasional tanaman lai yang berasal dari Desa Batuah Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara, yaitu: Lai Batuah (2006), Lai Kutai (2007), dan Lai Mahakam (2009) (Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Timur 2012).

Prospek komoditi lai sangat baik mengingat permintaannya terus meningkat dan pesaingnya terbatas karena dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di daerah Kalimantan Timur. Selain itu buah lai mempunyai harga jual yang sangat baik.

Sebagaimana dikutip dari hasil penelitian dari Peneliti BPTP Kalimantan Timur, bahwa hasil pengamatan selera konsumen oleh Gapoktan Penangkar Borneo Hijau Desa Batuah menunjukkan bahwa buah lai disukai oleh berbagai konsumen baik di dalam negeri (berbagai suku di Indonesia) bahkan sampai ke luar negeri. Berdasarkan sampel buah Lai Mahakam yang dikirim pada musim 2008/2009 dan 2009/2010, konsumen dan pelaku usaha di Singapura menunjukkan respon yang cukup baik sehingga ingin melakukan transaksi secara kontinyu (Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Timur 2011).

Pengembangan komoditas tanaman lai di Kalimantan Timur diarahkan kepada varietas unggul lokal yang sudah direlease oleh Menteri Pertanian, yaitu Lai Batuah, Lai Kutai, dan Lai Mahakam (Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Timur 2011).

Budidaya tanaman lai di daerah yang sesuai tidak banyak menghadapi masalah. Habitat asli tanaman lai adalah dataran rendah beriklim sangat basah (tipe A Schmidt dan Fergusson), daerah dengan iklim basah (tipe B) masih ditemukan. Tanaman lai tidak menyukai iklim kering. Banyak ditemukan pada jenis tanah ultisol dan tanah-tanah aluvial yang subur.

Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan salah satu potensi pengembangan tanaman Lai di Kalimantan Timur, namun belum banyak dibudidayakan oleh petani, sementara permintaan pasar akan buah Lai semakin meningkat serta dengan didukung oleh ketersediaan luas lahan pertanian bukan sawah yang potensial untuk pengembangan komoditas (termasuk hortikultura buah), yakni seluas 16.570.051 ha (BPS Provinsi Kalimantan Timur, 2013). Oleh sebab itu produksi dan produktivitas lai tersebut masih dapat ditingkatkan.

Melihat prospek dan peluang yang menguntungkan, Kalimantan Timur memiliki potensi yang lebih besar untuk membudidayakan buah lai dalam skala yang lebih luas dan bernilai tambah dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Khususnya di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, pengembangan buah Lai memiliki prospek yang baik karena selain didukung oleh kondisi iklim, sebagai varietas unggul yang dapat tumbuh dan beradaptasi dengan baik dan introduksi teknologi spesifik lokasi yang tepat, komoditas ini juga mempunyai prospek yang cerah dimana memiliki keunggulan masing-masing serta sangat disukai oleh berbagai konsumen baik di dalam negeri bahkan sampai ke luar negeri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00