Anak-Anak masih Menjalani Vaksin Lanjutan di Sekolah Dasar

KBRN, Sendawar: Kementerian Kesehatan RI telah mencanangkan bulan November sebagai jadwal vaksin diphtheria tetanus (DT),  Mireles Rrubella (MR) , dan Tetanus Diphteria (TD). Serentak di Sekolah Dasar di Seluruh Indonesia, tdak terkecuali di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Kegiatan ini merupakan imunisasi lanjutan dari vaksin Difteri, Partusis dan Tetanus (DPT) yang sudah diberikan di usia bayi.

“Ini memang program nasional yang kita laksanakan setiap tahun, tujuan utamanya adalah untuk mencegah penyakit campak, bagi siswa dikelas satu. Karena masih ada juga yang imunisasinya tidak lengkap pada saat masih balita. Nah untuk melengkapi itu, di kelas satu inilah dia dapat imunisasi lagi, ”Kata Kepala Puskesmas Barong Tongkok, Arbayanti kepada RRI di Kubar, Selasa (24/11/2020).

Kegiatan vaksin di Kelas I SDK 4 WR Soepratman, salah satu sekolah dasar yang ada di Barong Tongkok, Senin (16/11/2020).

Khusus di Wilayah Kecamatan Barong Tongkok, lanjutnya kegiatan vaksin sudah selesai dilaksanakan pada 29 Sekolah Dasar yang tersebar di wilayah tersebut.

“Untuk kelas satu ada 1,514 siswa, itu imunisasi yang diberikan, imunisasi MR dengan DT. Kemudian untuk kelas dua dan kelas lima, 2.777 siswa, nah vaksin yang diberikan disini adalah TD, ”lanjut Arbayanti.

Meski pelaksanaannya di tengah pandemi Covid-19, namun Arbayanti menegaskan, tidak ada kendala yang di hadapi hingga akhir kegiatan. Karena jauh sebelumnya, pihak Puskesmas sudah melakukan pertemuan dengan Kepala Sekolah Dasar di Wilayah Kecamatan Barong Tongkok, terkait teknis pelaksanaan dilapangan.

dokter terlebih dahulu memberikan arahan sekitar 5 menit, tujuan yang sesuai dan langkah yang harus diketahui orang tua / wali murid sebelum dan setelah pemberian vaksin

“Langkah pertama, kami melakukan pertemuan dengan seluruh kepala sekolah ditingkat SD untuk melakukan kegiatan dimasa pandemi, dengan mematuhi Protokol Kesehatan. Yang ke-dua, kemi membuat jadwal sekaligus meminta ijin dengan Disdikbud Kubar, agar semua murid bisa turun sesuai jadwal yang telah kami tentukan, didampingi orang tua atau wali masing-masing, ”tegasnya.

Diketahui, pemberian imunisasi MR ini untuk menghindari anak dari resiko cacat hingga kematian. Kemudian Imunisasi DT biasanya diberikan secara berulang pada anak sekolah kelas 1 SD. Selanjutnya, imunisasi DT juga dapat diberikan lagi saat anak berusia 12 tahun.

Imunisasi ini sangat penting diberikan karena difteri merupakan penyakit infeksi bakteri yang menyerang selaput lendir pada hidung serta tenggorokan. Sedangkan, imunisasi TD merupakan vaksin lanjutan dan diberikan sebagai dosis keenam dan ketujuh pada anak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00