Lawan Ego Pribadi Demi Keamanan Bersama

KBRN, Sendawar: Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Pratama Kecamatan Linggang Bigung Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tidak bisa menyembuyikan rasa sedih mereka pada momen Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, tahun 2020 ini.

Terutama bagi yang beraga muslim, karena harus menjalani protokol kesehatan yang ketat sebelum pulang ke-rumah, bahkan ada diantaranya mereka yang tidak bisa merayakan lebaran bersama keluarga akibat Virus Corona (Covid-19) yang tengah mewabah saat ini.

Saat di konfirmasi RRI Sendawar, Sabtu (30/5/2020), Surya Akhmad, salah satu Tenaga Keperawatan yang bertugas di Rumah Sakit Isolasi Pasien Covid-19 tersebut mengatakan, sedih harus merayakan lebaran ditengah pandemi Covid-19. Untuk ber-lebaran di rumah, Ia harus menjalani Rapid Test hingga masa karantina selama 14 hari, sehingga waktunya berkumpul bersama keluarga-pun sangat terbatas.

Tim Medis Covid-19 di Ruang Jaga Luar RS Pratama Linggang Bigung

“Terutama teman-teman yang tidak bisa pulang ke-rumah atau pulang kampung pasti sedih. Kalau dulu kita dinas masih bisa pulang, tapi sekarang kalau dinas tidak bisa pulang sama sekali. Syukurnya saya masih bisa pulang, tapi itupun harus menjalani rapid, di karantina baru boleh pulang. Dengan kondisi seperti ini, ya kita sih berharap masyarakat lebih taat lagi dengan aturan pemerintah, membantu kami tenaga kesehatan untuk melawan corona ini dengan cara  menerapkan physical distancing, terus PHBSnya juga lebih ditingkatkan lagi,”tandasnya

Berbeda dengan Surya yang masih bisa kumpul bersama keluarga di rumah, rekannya sesama Perawat di RS Pratama Linggang Bigung, M. Wahliannur hanya bisa merayakan idul fitri di tempat karantina.

Wahliannur menjelaskan, setiap tahun selalu mendapat kesempatan pulang kampung ke-Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), bahkan pada lebaran tahun ini sudah memenuhi syarat izin sesuai prosedur protokol kesehatan.

Selanjutnya : Lawan Ego Pribadi Demi Keamanan Bersama

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00