FOKUS: #VAKSIN COVID

Besok, Launching Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun di Kubar

KBRN, Sendawar: Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) akan menggelar Vaksinasi Covid-19 jenis Sinovak bagi anak usia 6-11 tahun di Alun-Alun Itho Sendawar, Rabu (19/1/2022) besok.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat, dr Ritawati Sinaga mengatakan, berdasarkan data yang sudah dihimpun total ada 20.020 anak usia 6-11 tahun di Kutai Barat yang akan menjadi sasaran vaksinasi tersebut.

"Itu terdiri dari laki-laki 10.903 dan Perempuan ada 9.117 anak. Jadi untuk launchingnya besok, silahkan datang saja ke Alun-Alun Itho Sendawar, didampingi orang tua. Mulai pukul 08.00 Wita,"kata dr Rita kepada RRI Sendawar, Selasa (18/1/2022)

Meski tidak menyebutkan target pemberian vaksin dalam launching tersebut, Ia memastikan bahwa saat ini ada sekitar 3.000 dosis vaksin yang sudah siap diberikan dan secara berkelanjutan akan terus dipasok dari Pusat hingga tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok, khususnya di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

"Kami dari Dinas Kesehatan akan berupaya semaksimal mungkin. Oleh sebab itu, selain launching serentak besok, kita juga akan jemput bola ke sekolah-sekolah agar semua bisa divaksin atau paling tidak tercapai lah herd imunity anak di Kutai Barat,"tandasnya

Dalam kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Anak RSID Harapan Insan Sendawar (HIS) Kubar, dr Ika Maya Sandi, Sp.A menjelaskan pemberian vaksin Sinovak bagi anak sudah mendapatkan rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mendapat izin dari BPOM dan dinyatakan aman.

"Sebenarnya untuk vaksin Sinovac atau CoronaVac ini sendiri sudah dilakukan penelitian dan aman bagi anak dari umur 3-17 tahun. Akan tetapi ini dilakukan secara bertahap dulu, sebelumnya kan untuk anak diatas 12 tahun, nah sekarang diberikan bagi anak 6-11 tahun,"jelasnya

Ia menegaskan bahwa tingkat keamanan pemberian vaksin sinovac bagi anak sudah terbukti dan manfaatnya jauh lebih besar daripada kejadian ikutan pasca imunisasi.

“Untuk pemberian vaksin ini memang bagi anak dengan penyakit komorbit ada yang perlu perhatian. Tapi untuk penyakit kronis seperti epilepsi itu boleh asalkan dia terkontrol, kemudian untuk yang banyak di Kutai Barat ini adalah anak-anak dengan penyakit Thalasemia, itu juga boleh di vaksin,”tegas dr Ika Maya Sandi, Sp.A

Namun demikian, Ia menyarankan bagi orang tua yang masih ragu untuk memperbolehkan anaknya divaksin karena ada penyakit bawaan, bisa langsung berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

“Yang tidak boleh itu bagi anak dengan penyakit komorbit yang tidak terkontrol. Misalnya anak dengan penyakit HIV, anak yang sedang menjalani kemoterapi atau pemberian imunosupresan pada penyakit-penyakit auto imun, itu juga tidak bisa diberikan vaksinasi”pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar