RS Santa Familia Kubar Layani Peserta BPJS Kesehatan

KBRN, Sendawar: BPJS Kesehatan melakukan kerjasama dengan Rumah Sakit Santa Familia atau satu-satunya rumah sakit swasta di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) guna membantu Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.

"Kita sudah ada kerja sama dengan Rumah Sakit Santa Familia untuk melayani para pengguna atau peserta BPJS Kesehatan sejak bulan Desember 2021 lalu dan baru bisa berjalan diawal tahun 2022 ini,”kata Kepala BPJS Kesehatan Kubar, Herman Prayudi Kepada RRI di Sendawar, Senin (17/1/2022).

Dijelaskannya, Kerjasama dengan pihak RS Santa Familia ini semata-mata untuk mempermudah dam memperluas fasilitas layanan kesehatan bagi masyarakat atau peserta BPJS Kesehatan di Kutai Barat.

“Selama inikan hanya ada satu saja rumah sakit rujukan BPJS Kesehatan di Kutai Barat, yaitu di RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS). Nah, melalui kerjasama kita dengan RS Santa Familia inikan artinya ada opsi tambahan bagi para peserta BPJS ini,”jelasnya

Terpisah, Direktur Rumah Sakit Santa Familia Kutai Barat, dr Winardi mengungkapkan, benar bahwa Rumah Sakit Kelas D tersebut sudah melayani rujukan peserta BPJS Kesehatan sebagai Faskes tingkat dua, terhitung mulai tanggal 17 Januari 2022 ini.

“Rumah Sakit Santa Familia inikan sebagai faskes rujukan, jadi dia menerima kalau ada rujukan dari faskes tingkat satu, misalnya dari Puskesmas, Klinik atau Praktek dokter yang bekerjasama dengan BPJS. Tapi kalau yang gawat darurat bisa langsung tanpa rujukan dari faskes satunya,”ungkap dr Winardi

Disebutkan, untuk layanan BPJS Kesehatan, mulai dari rawat jalan harus ada rujukan dari faskes satu dan dibuka bertahap mulai dari Poli Spesialis Penyakit Dalam, Bedah dan Rehabilitasi Medik, dengan jam layanan sore hari sesuai Praktek dokter bersangkutan.

Sedangkan untuk layanan Unit Gawat Darurat (UGD), buka 24 jam sesuai indikasi Rawat Inap yang ditentukan oleh Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) di Rumah Sakit Santa Familia.

“Untuk pelayanan rujukannya tidak dibuka pagi hari karena dokter disini praktek utamanya tetap di RSUD HIS. Nanti di Aplikasi BPJS-nya dibuka, jadi kalau dia mau pelayanan pagi hari berarti ke RSUD HIS, kalau dia mau sore hari berarti rujukannya ke RS Santa Familia,”tandas dr Winardi

Ia berharap, kerjasama tersebut dapat mempermudah layanan kesehatan bagi masyarakat, dimana dengan adanya RS Santa Familia menambah opsi pelayanan rujukan BPJS di Kabupaten Kutai Barat, selain RSUD Harapan Insan Sendawar.

“Karena kami Rumah Sakit swasta, yang jelas yang kami utamakan dari segi pelayanan kami. Jadi kami tidak mau membedakan pasien itu, mau dia ada jaminan BPJS atau tidak, ya kita anggap pasien itu semua sama. Jadi tidak ada yang dianak tirikan,”pungkas dr Winardi

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar