Bibir Anda Pecah-Pecah, Simak Cara Mengatasinya

KBRN, Samarinda : Bibir merupakan bagian tubuh yang unik dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya. Hal ini karena bibir tidak memiliki kelenjar minyak untuk menjaga kelembapannya. Bibir pecah-pecah merupakan kondisi yang pernah dialami oleh hampir semua orang. Tak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, bibir yang kering dan pecah-pecah juga rentan berdarah dan menyebabkan luka.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, bahkan saat udara atau cuaca dingin sekalipun. Beberapa kondisi medis tertentu juga bisa menyebabkan bibir pecah-pecah, seperti kurang gizi, iritasi, dan efek samping obat-obatan.

Mengutip dari alodokter.com, ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan dan mencegah terjadinya bibir pecah-pecah, yaitu:

1. Kurangi kebiasaan menjilat bibir

Menjilat bibir dapat memperburuk kondisi bibir pecah-pecah. Hal ini karena air liur lebih cepat menguap sehingga bisa menyebabkan kondisi bibir lebih kering daripada sebelum dibasahi dengan air liur.

2. Gunakan pelindung bibir

Penggunaan pelembap bibir atau lip balm juga dapat mencegah kondisi bibir pecah-pecah, terutama saat beraktivitas di bawah sinar matahari. Anda pun bisa mencoba pelembap bibir alami, seperti madu, minyak kelapa, lidah buaya, dan minyak zaitun, untuk mengatasi bibir pecah-pecah.

3. Hindari pemicu alergi

Kondisi bibir pecah-pecah juga bisa terjadi sebagai akibat dari reaksi alergi tubuh terhadapat suatu zat. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan bahan-bahan yang bisa memicu alergi. Sebagian orang rentan alergi terhadap produk parfum, pewarna, kosmetik, atau produk perawatan kulit dengan bahan-bahan tertentu.

4. Cukupi asupan cairan tubuh

Kurangnya cairan dalam tubuh juga bisa menyebabkan bibir menjadi pecah-pecah. Oleh karena itu, penting untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih setidaknya 8 gelas setiap harinya.

5. Perhatikan pemakaian obat-obatan tertentu

Beberapa obat dapat menimbulkan efek samping berupa bibir pecah-pecah, seperti obat pereda nyeri, antihistamin, dan obat jerawat. Namun, konsultasikan ke dokter untuk mengetahui secara pasti mengenai efek samping obat-obatan tersebut. Jika sangat mengganggu, dokter akan mempertimbangkan alternatif obat lain.

Meski bibir pecah-pecah dapat sembuh dengan sendirinya, tetapi pada beberapa orang, kondisi ini bisa menjadi semakin parah. jika Anda mengalami bibir pecah-pecah yang tak kunjung sembuh dan sulit diatasi, sebaiknya periksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan penanganan yang tepat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar