3 Gejala Varian Omicron Yang Dikeluhkan Pasien Indonesia

Ilustrasi omicron. Source by detik

KBRN, Samarinda: Kementerian Kesehatan RI melaporkan terjadi 1.054 kasus baru virus Corona COVID-19 pada Sabtu (15/1/2022). Berdasarkan laporan ini, Kemenkes juga melaporkan bahwa kasus Omicron terus mengalami peningkatan.

Oleh sebab itu perlu untuk terus menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari gejala infeksi COVID-19 termasuk varian Omicron yang kasusnya terus melonjak.

Dilansir dari detik, ada 3 gejala varian Omicron yang sering dikeluhkan pasien Indonesia.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, mengatakan 3 gejala yang kerap dikeluhkan oleh pasien Omicron adalah batuk, pilek, dan demam.

"Hampir setengahnya atau sekitar 276 orang telah selesai menjalani isolasi, sedangkan sisanya 296 orang masih isolasi. Dari hasil pemantauan di lapangan, mayoritas gejalanya ringan dan tanpa gejala. Jadi belum butuh perawatan yang serius," jelas dr Nadia

Disebut varian Omicron mengalami penambahan kasus sebagian besar disebabkan oleh orang-orang yang melakukan perjalanan luar negeri. Ini berdampak pada lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia.

"Dari hasil monitoring yang dilakukan Kemenkes, kasus probable Omicron mulai naik sejak awal tahun 2022. Sebagian besar dari pelaku perjalanan luar negeri, hal ini turut berdampak pada kenaikan kasus harian COVID-19 di Indonesia," tambah dr Nadia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar