FOKUS: #VAKSIN COVID

BINDA Kaltim Dan Dinkes Mahulu Genjot Vaksinasi Usia Sekolah di Perbatasan

Vaksinasi Usia Sekolah.jpg

KBRN, Mahulu: Sebagai syarat mutlak untuk mengisi pembelajaran tatap muka, vaksinasi menjadi kewajiban bagi siswa agar membentuk kekebalan tubuh  secara massal. Oleh karenanya, BINDA Kaltim bersama Dinas Kesehata Mahulu terus melaksanan vaksin untuk anak usia sekolah.

Kali ini gelaran vaksinasi tersebut dilaksanakan di Ibukota Kabupaten Mahakam Ulu Ujoh Bilang Dosis ke 2 dengan target prioritas anak usia 6 sampai dengan 11 tahun. Namun dengan tetap membuka peluang bagi dosis 1 maupun dosis ke 2 bagi semua usia, untuk Vaksin Sinovac yang telah disiapkan.

Vaksinasi Anak Usia Sekolah

Petugas BINDA Kaltim Wilayah Mahakam Ulu Bagas Dwisaka menyebutkan, pihaknya telah melaksanakan kegiatan serupa untuk dosis pertama di 2 kecamatan yang langsung berbatasan dengan Malaysia Timur itu, yakni Long Apari dan Long Pahangai pada awal tahun 2022 ini.

“Kita berharap dengan adanya vaksinasi tersebut, herd immunity dapat segera terbentuk untuk mendukung percepatan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM),” ujar Bagas, Sabtu (15/1/2022).

Untuk kegiatan di Kecamatan Long Apari, terdata 320 orang anak yang divaksin. Dengan rincian kategori usia 6-11 tahun 294 orang, kategori remaja 26 orang. Sedangkan di Kecamatan Long Pahangai, vaksinasi massal terlaksana atas 356 orang dengan usia 6-11 tahun 270 orang, kategori remaja 85 orang, dan masyarakat umum 1 orang.

Antusiasme Masyarakat Yang Tinggi Untuk Vaksin

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana kabupaten Mahakam Ulu  Agustinus Teguh Santoso mengatakan, daerahnya telah melaksanakan vaksin dosis pertama sebesar 94% dan dosis ke dua sebanyak 60%.

Diyakini presentasenya akan terus bertambah, dengan adanya kegiatan hari ini dan vaksinasi lanjutan lainnya.

Diakui BINDA Kaltim dan Dinkes Mahulu merencanakan untuk menyisir tiap sekolah yang ada di Kawasan Perbatasan ini, supaya dapat melaksanakan vaksinasi menyeluruh. Agar tercapai herd immunity populasi secara global.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar