DBD Meningkat Permintaan Trambosit Tinggi

KBRN,Samarinda:Seiring berkembangnya penyakit Demam Berdarah yang disebabkan gigitan nyamu Aides Aegypti, permintaan darah tramsobis di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia  meningkat.

Hal ini disampaikan Direktur Unit Donor Darah UDD PMI Samarinda Dr.Helda Fitriyadi kepada RRI Jum,at (14/1/2022).

Helda mengatakan, PMI Cabang Samarinda dalam sepekan terakhir ini permintaan darah trambosit atau sel darah merah dari sejumlah rumah sakit di Samarinda meningkat.Meningkatnya permintaan darah trambosit ini karena adanya pasien demam berdarah yang di rawat di rumah sakit di kota setempat. Apalagi saat ini Kalimantan Timur termasuk Samarinda masih masuk musim penghujan.

Dijelaskannya, PMI tidak bisa terlalu banyak menyetok darah trambosit karena hanya bisa bertahan lima hari.sebab tidak semua darah bisa  diubah menjadi darah trambosit.

"Untuk akhir-akhir ini terjadi peningkatan permintaan trambosit, iya betul karena inikan musim penghujan ya jadi banyak permintaan darah trambosit, kalo untuk perhati kami menyetoknya diatas 10 kantong karena karena untuk darah trambosit sendiri tidak bisa  distrok banyak-banyak karena explayer hanya 3 sampai 5 hari." ujar Dr.Helnda  

Dengan tingginya permintaan darah trambosit, PMI kota Samaridna mengharapkan kepada para pendonor yang sudah waktunya dan masyarakat, agar bisa datang ke PMI untuk mendonorkan darahnya, karena setitik darah anda bisa menyelamatkan nyawa seseorang.pungkasnya 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar