Mengenal Varian Baru Covid 19, Omicron

Source by pinterest

KBRN, Samarinda: Dalam beberapa hari terakhir, puluhan negara kembali memperketat aturan pembatasan Covid-19 seperti syarat kedatanga pendatang asing hingga lockdown nasional akibat varian baru Covid 19, Omicron.

Dilansir CNN, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan varian Omicron pertama kali teridentifikasi di Afrika Selatan pada 9 November lalu.

WHO memasukan Omicron dalam daftar Variant of Concern (VOC).

Variant of Concern merupakan varian yang menjadi perhatian karena memiliki tingkat penularan tinggi, virulensi yang tinggi, dan menurunkan efektivitas diagnosis, terapi serta vaksin yang ada.

Omicron bergabung dengan beberapa varian lain yang lebih dulu masuk kategori Varian of Concern WHO yakni varian Alpha, Beta, Gamma, dan Delta.

Pusat pencegahan dan Pengadilan Penyakit Eropa mengatakan varian dengan nomor ilmiah B.1.1.529 ini berpotensi lolos kekebalan vaksin dan lebih cepat menular dibandingkan varian Delta.

Hingga kini, para ilmuwan masih terus melakukan penelitian dan belum bisa menjelaskan dengan detail apakah varian ini lebih menular dan mampu mengurangi efikasi vaksin Covid-19 yang sudah ada.

Salah satu yang memicu kekhawatiran para ahli adalah varian Omicron memiliki jumlah mutasi yang sangat tinggi, melebihi 30 sel kunci protein spike.

Para ilmuwan berulang kali menegaskan bahwa mutasi dan varian virus corona akan terus bermunculan. Varian Omicron menjadi salah satu yang menurut para ahli perlu diwaspadai dunia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar