Pertolongan Pertama Jika Tertusuk Bulu Babi Ketika Bermain Di Pantai

KBRN, Samarinda : Tertusuk bulu babi dapat memberikan efek samping yang tak boleh diabaikan. Mengetahui apa yang harus dilakukan untuk pertolongan pertama saat tertusuk bulu babi menjadi penting agar dapat mencegah infeksi yang mungkin terjadi. Berikut ulasan selengkapnya.

Melakukan aktivitas di pinggir pantai atau laut, seperti snorkeling atau hanya sekadar jalan-jalan menikmati pemandangan, merupakan kegiatan yang menyenangkan. Namun, jika Anda tidak hati-hati melangkah atau tidak memerhatikan kondisi sekitar, Anda bisa saja tak sengaja tertusuk bulu babi atau duri landak laut. Tertusuk landak laut dapat menyebabkan sederet gejala reaksi, bagaimana pertolongan pertama yang harus dilakukan? Berikut ulasannya dikutip dari sehatq.com

Apa itu bulu babi?

landak laut atau kerap dikenal sebagai bulu babi adalah jenis hewan laut berbentuk bulat yang seluruh tubuhnya ditutupi oleh duri tajam. Meski secara kasat mata tampak menyeramkan, pada dasarnya bulu babi bukanlah hewan laut yang agresif.

Orang-orang mungkin saja bisa tertusuk bulu babi saat tidak sengaja menginjak atau menyentuhnya. Pasalnya, landak laut mudah ditemukan di perairan laut yang dangkal, di sela-sela karang terjal, bebatuan, dan terumbu karang, atau di dalam gundukan pasir pantai.

Memiliki bentuk yang unik, beberapa orang (terutama anak-anak) mungkin tertarik untuk mengambil atau menyentuh bulu babi tanpa sengaja sehingga menyebabkan terjadinya sengatan.

Bahaya tertusuk landak laut yang patut diwaspadai

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, landak laut atau bulu babi bukan hewan laut yang agresif. Tertusuk landak laut dapat terjadi akibat kesalahan manusia yang tidak sengaja menyentuh atau menginjaknya.

Pada dasarnya, landak laut atau bulu babi memiliki dua sistem pertahanan, yakni duri dan pediselaria. Duri yang menyelimuti tubuh hewan laut ini cukup panjang dan tajam yang berfungsi mengirim sinyal akan adanya predator bahaya.

Akibatnya, Anda yang tidak sengaja menyentuh atau menginjak bulu babi akan tertusuk. Patahan duri-duri tersebut akan menancap dan tertinggal di kulit bagian dalam.

Sistem pertahanan diri landak laut lainnya adalah pediselaria. Organ ini terletak di antara duri-duri yang tumbuh di kulit bulu babi. Pediselaria cenderung lebih berbahaya dibandingkan duri karena berperan melepaskan racun saat bulu babi menempel pada suatu objek.

Efek terkena duri bulu babi

Terkena sengatan landak laut akan terasa menyakitkan. Umumnya, ini akan meninggalkan luka tusukan pada kulit yang menyebabkan infeksi apabila tidak segera diobati. Area kulit yang tersengat bulu babi biasanya akan memerah, membengkak, dan berwarna biru kehitaman.

Beberapa luka tusukan dalam akibat sengatan bulu babi bisa menjadi parah, terutama apabila disertai dengan gejala-gejala sebagai berikut:

  1. Lelah dan lemas.
  2. Nyeri otot.
  3. Syok.
  4. Lumpuh.

Pada kasus yang parah, gejala-gejala di atas dapat memicu gagal pernapasan, bahkan kematian.

Apakah mengencingi luka bisa menyembuhkan sengatan bulu babi?

Dikutip dari Sport Diving, menurut Dr. Vikingo, seorang dokter dengan minat pengobatan menyelam, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sengatan bulu babi adalah dengan merendam bagian yang tertusuk di air hangat. Perendaman dengan senyawa magnesium sulfat atau garam epsom dapat membantu melarutkan duri dan mengurangi pembengkakan, namun menambahkan urine atau mengencingi luka tidak akan membantu sama sekali.

Langkah-langkah pertolongan pertama tertusuk bulu babi

Jika Anda atau orang di sekitar Anda terkena sengatan, segera lakukan pertolongan pertama tertusuk bulu babi berikut ini:

  1. Rendam area kulit yang tertusuk bulu babi ke dalam air hangat selama 30-90 menit. Ini dilakukan untuk mengurangi rasa sakit serta melunakkan duri landak laut yang menancap di kulit.
  2. Kemudian, cobalah untuk mencabut potongan duri secara perlahan. Jika memungkinkan, gunakan pinset agar memudahkan pengambilan duri landak laut yang tertancap di kulit.
  3. Anda juga bisa menggunakan krim dan pisau cukur untuk mencabut pediselaria.
  4. Jika sudah berhasil mencabut duri bulu babi, segera bilas area kulit yang terkena sengatan menggunakan sabun dan air bersih.
  5. Perlu diingat, jangan menutup area kulit yang terkena sengatan dengan plester luka.

Duri babi laut mungkin sudah hilang secara kasat mata, tetapi bisa saja masih terperangkap di lapisan kulit paling dalam. Sebagai solusinya, Anda bisa mengobati sengatan bulu babi dengan cara alami menggunakan cuka.

Cuka berfungsi untuk membantu melarutkan duri yang menancap di kulit. Caranya, Anda cukup merendam area kulit yang terkena sengatan ke dalam wadah berisi cuka.

Duri akan hilang ketika tidak lagi menancap atau tidak ada bintik-bintik hitam atau abu yang tersisa di permukaan kulit.

Jika rendaman cuka pertama tidak mampu menghilangkan duri babi laut dari kulit, Anda perlu melakukan kompres cuka beberapa kali dalam sehari hingga duri hilang.

Untuk mengurangi rasa nyeri setelah tertusuk bulu babi, Anda bisa minum obat pereda nyeri, seperti ibuprofen atau acetaminophen. Jika area kulit yang terkena sengatan terasa gatal, Anda bisa menggunakan obat oles (topikal), seperti krim hidrokortison, minimal tiga kali sehari.

Segera hentikan penggunaan obat hidrokortison dan hubungi dokter apabila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  1. Rasa nyeri yang meningkat.
  2. Pembengkakan.
  3. Kemerahan.
  4. Demam.

Kapan harus ke dokter?

Jika pertolongan pertama tertusuk bulu babi tidak dapat meredakan rasa nyeri, segera konsultasikan dengan dokter, terutama apabila Anda:

  1. Nyeri tak kunjung hilang, lebih dari empat hari.
  2. Sensasi rasa panas di area kulit yang tertusuk bulu babi.
  3. Demam.
  4. Pusing.
  5. Sulit bernapas.
  6. Mual dan muntah.
  7. Ruam yang meluas lebih dari area kulit yang terkena sengatan.
  8. Perubahan denyut jantung.
  9. Hilang kesadaran.

Pasalnya tanda-tanda dan gejala di atas bisa saja mengindikasikan Anda tertusuk bulu babi yang beracun.

Saat menemui dokter, ia akan bertanya mengenai sengatan tersebut, seperti kapan terjadi dan gejala yang ditimbulkan. Kemudian, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik dengan melihat bagian tubuh yang disengat bulu babi.

Jika dokter mencurigai adanya duri landak laut yang mungkin tertinggal di dalam kulit Anda, dokter mungkin akan menganjurkan pemeriksaan pencitraan, seperti foto rontgen. Dokter mungkin juga merekomendasikan Anda untuk melakukan suntikan tetanus.

Untuk mengurangi rasa gatal, dokter mungkin akan memberikan krim hidrokortison. Sedangkan untuk menghalau racun, pemberian krim antibiotik oles dapat mungkin dilakukan.

Apabila duri landak laut tertanam di dalam tubuh atau berada di dekat sendi, dokter mungkin membutuhkan tindakan pembedahan. Jika infeksinya parah, selain meresepkan obat antibiotik, dokter bisa saja meminta Anda untuk melakukan rawat inap di rumah sakit.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00