FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Suntikan Ke-Dua Vaksinasi Covid-19 di Mahulu Baru Mencapai 42,4 Persen

KBRN, Mahulu: Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus menggalakkan program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat, guna tercapainya kekebalan kelompok atau herd immunity di wilayah perbatasan tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) yang juga Ketua Tim Gerak Cepat (TGC) Penanggulangan Covid-19 Mahulu, drg Teguh Santoso mengatakan, suntikan pertama vaksinasi saat ini baru mencapai 50 persen lebih, sedangkan untuk suntikan ke-duanya baru mencapai 40 persen lebih.

“Jadi dari sasaran yang ditargetkan oleh Kementerian Kesehatan, di Mahulu ini sasaran jumlah vaksinasi itu sebanyak 25.524 orang. Nah, saat ini posisi Mahulu, dari data internal kami, untuk vaksinasi dosis satu atau suntikan pertama itu sebesar 56,6 persen. Sedangkan suntikan ke-duanya masih 42,4 persen. Jadi kami masih mengejar supaya suntikan ke-dua ini sama dengan suntikan pertama, karena masih ada ranges 10 persen lebih antara suntikan pertama dan ke-dua,”kata drg Tegus Santoso kepada RRI, Sabtu (9/10/2021).

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) yang juga Ketua Tim Gerak Cepat (TGC) Penanggulangan Covid-19 Mahulu, drg Teguh Santoso

Maka itu menurutnya, untuk percepatan program vaksinasi di Kabupaten termuda, di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinkes P2KB Mahulu melakukan giat vaksinasi “bergerak” atau dengan metode jemput bola ke Kapmung-Kampung, melalui petugas kesehatan yang ada disetiap Puskesmas yang tersebar di 5 Kecamatan dalam Wilayah Kabupaten Mahakam Ulu.

“Kita sadari kampung-kampung di Mahulu ini berjauhan, sehingga kalau kita tidak jemput bola, maka akan banyak kantong-kantong kampung yang orangnya banyak belum di vaksin. Makanya per-oktober ini, sudah saya perintahkan semua puskesmas turun ke kampung-kampung, karena selama ini basisnya vaksinasi masih di ibu kota kecamatan saja,”ungkapnya

“Jadi, strateginya kita ubah, kita mulai turun ke kampung-kampung, terutama untuk para lansia yang tentunya sangat sulit mereka disuruh ke kecamatan karena kondisi kampung yang berjauhan. Apalagi kondisi sekarang musim penghujan, dan air mahakam sering pasang, makanya kita yang harus berjalan jemput bola mengadakan vaksinasi ke kampung-kampung,”tambahnya

Wakil Bupati Mahakam Ulu, Yohanes Avun

Terpisah, Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun menghimbau kepada masyarakat untuk turut mendukung program vaksinasi covid-19 ini. Bila perlu, pro-aktif mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksin, sehingga terbentuknya imun tubuh dalam menghadapi situasi pandemi global tersebut.

“Lebih baik ajukan diri untuk divaksin, jangan takut. Apalagi sekarang ini vaksinasi sudah banyak menjadi persyaratan untuk berbagai kegiatan, misalnya bepergian keluar daerah, masuk tempat-tempat strategis, mengikuti rapat, bahkan masuk ke pusat perbelanjaan atau mall juga dipersyaratkan harus sudah divaksin covid-19,”himbau Wabub

Yang tidak kalah penting, Yohanes Avun juga menghimbau masyarakat agar disiplin protokol kesehatan, menggunakan masker saat bepergian keluar rumah, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan setelah melakukan aktivitas sehari-hari.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00