KNPI Kubar: Vino harus Kuat, Tetap Semangat dan Segera Sehat Kembali

KBRN, Sendawar: Uluran tangan dari berbagai pihak, terus mengalir untuk Alviano Dafa Raharjo. Bocah 9 tahun, di Kampung Linggang Purworejo Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Provinsi Kubar (Kaltim).

Salah satunya DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kubar, yang datang langsung memberikan bantuan Sembako dan sedikit Uang untuk bocah yang biasa disapa Vino tersebut, Jumat (23/7/2021), sore.

Bukan tanpa sebab, bantuan untuk Vino, karena kini ia hidup sebatang kara, setelah ditinggal Ayah dan Ibu-nya diwaktu yang hampir bersamaan, karena terpapar Covid-19.

"Jadi, bersama teman-teman KNPI Kubar, menyerahkan bantuan untuk adik kami Vino di tering rapak. Semoga bantuan kecil ini bisa bermanfaat buat adik Vino. Tetap kuat, tetap semangat, semoga Vino segera sembuh dan sehat kembali,"ucap Ketua DPD KNPI Kubar, Canissius Arjan kepada RRI di Sendawar.

Melalui kesempatan itu juga, Arjan mengajak masyarakat Kutai Barat, tetap jaga kesehatan dan selalu patuhi Protokol Kesehatan (Prokes), serta ikut menyukseskan program vaksinasi Covid-19, guna mencapai kekebalan kelompok, khususnya di Kabupaten Kutai Barat.

"Mari bersama-sama, kita patuhi protokol kesehatan, dengan memakai masker saat beraktivitas diluar rumah, rajin mencuci tangan pakai sabun dan selalu jaga jarak, serta hindari kerumunan,"pungkas Arjan

Untuk diketahui, Ibunda Vino, Lina Safitri (31) meninggal tanggal 19 Juli 2021 setelah menjalani perawatan di RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS) Kubar. Selang sehari kemudian ayahnya, Kino Raharjo (31) juga meninggal karena terserang virus corona, pada tanggal 20 Juli 2021.

Sementara, Vino sendiri juga terkonfirmasi positif dan harus menjalani isolasi mandiri di rumah. Bahkan, saat kedua orang tuanya meninggal Vino pun tak sempat melihat untuk terakhir kalinya.

Bocah lelaki yang masih duduk di bangku SD Kelas 3 itu tidak hanya kehilangan orangtuanya namun juga calon adiknya. Sebab sang ibu meninggal dalam keadaan tengah hamil anak kedua dengan usia kandungan 6 bulan. Sehingga Vino kini jadi Yatim Piatu.

Informasi yang dihimpun RRI, sejumlah pihak dikabarkan mau mengadopsi bocah kelahiran 28 Agustus 2012 tersebut. Hanya saja pihak keluarga rencananya akan membawa Vino kembali ke daerah asal kedua orang tuanya di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00