Dukungan Pemerintah Sangat Dibutuhkan Musisi Daerah

KBRN, Mahulu: Sebagai karya seni, Musik pada hakikatnya tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Bahkan diyakini, bahwa musik memiliki kekuatan yang dapat berpengaruh terhadap sendi-sendi kehidupan manusia itu sendiri.

Pencipta sekaligus penyanyi lagu Daerah, dari ujung Negeri tepatnya di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Perbatasan Indonesia-Malaysia, Anatolius Bahalan Tigang kepada RRI Sendawar, Rabu (9/3/2021) mengatakan, Musik merupakan bagian utama dalam sebuah lagu.

Karena, jika musik sudah bisa diterima telinga dan dapat menyentuh hati setiap penikmatnya, maka sebuah lagu akan terdengar merdu seiring dengan lirik yang dinyanyikan oleh penyanyinya.

“Lagu, kalau bahasa Indonesia sih memang liriknya yang pertama. Tetapi kalau menurut saya, yang paling pertama orang lihat, dengar atau nikmati adalah musiknya, karena awal sebuah lagukan musiknya yang diperhatikan. Itu menurut saya, gak tahu kalau musisi atau pencipta lagu lainnya,”katanya

Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah menciptakan sedikitnya 8 lagu daerah tersebut mengaku, tidak pernah meninggalkan musik. Bahkan menjadi hal utama yang diperhatikan dalam setiap lagu yang diciptakan dan dinyanyikan, salah satunya musik Sapeq (Alat Musik Tradisional).

“Musik daerah khususnya Suku Dayak, yang sudah Go Internasionalkan Sapeq. Saat ini sapeq sendiri sudah bukan pada tempatnya, dalam artian adanya perubahan nada sesuai yang diinginkan pemusiknya, atau sudah dimodernisasi. Tapi bukan berarti kita meninggalkan keasliannya,”ungkap Bahalan

“Nah, berbicara mengenai penikmat industri musik, kalau menurut saya, melihat dari minat orang untuk mendengarkan musiknya. Jadi menempatkan musik ditempat yang seharusnya, itu yang harus kita perhatikan sebagai seorang pemusuik. Begitupun dalam sebuah lagu,”lanjutnya

Berkaitan hal itu, pada momen peringatan Hari Musik Nasional tanggal 9 Maret 2020 ini, Bahalan mengharapkan dukungan dari Pemerintah, khususnya kepada musisi dan penyanyi daerah agar dapat berkembang lebih baik kedepannya.

“Sebagai musisi daerah, kita juga mengharapkan perhatian dari Pemerintah, tidak hanya kepada teman-teman ditingkat Nasional. Kenapa ?, saat ini rekaman saja butuh dana, bagaimana kita mau berkembang jika tidak ada dukungan, dan semuanya pasti berbicara masalah anggaran. Jadi jangan melihat dari bacground kami sebagai seorang pegawai Negeri, tapi lihat karya yang sudah kami buat,”harapnya

Apalagi menurut Bahalan, tidak semua musik atau lagu daerah bisa ditermia oleh khayalak ramai, memiliki keterbatasan, hanya dinikmati oleh kelompok tertentu di Negeri ini. Sehingga dukungan Pemerintah sangatlah dibutuhkan demi mengenalkan dan memajukan musik dan lagu-lagu daerah kepada semua orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00