Peringati 75 Tahun Indonesia Merdeka, Hetifah Bagikan 1000 Bendera ke 75 Komunitas di Kaltim

Peringati 75 Tahun Indonesia KBRN, Samarinda : Memperingati 75 tahun Hari Kemerdekaan RI  di tengah bencana kesehatan dunia (Pandemi) yang melanda negeri ini, menerbitkan kesadaran bahwa rasa persatuan dan kesatuan semua elemen bangsa, menjadi kunci agar negeri ini bisa merdeka dari wabah virus korona. Hal ini diungkapkan oleh Hetifah Sjaifudian, Anggota DPR RI Dapil Kaltim dalam rilisnya.

 

“Musuh yang kita hadapi saat ini bukan bangsa penjajah tetapi virus yang tidak terlihat. Tapi kuncinya untuk merdeka sama saja, yaitu gotong royong dan persatuan,” ujarnya Minggu (16/8/2020).

 

Ia menambahkan, momen kemerdekaan tahun ini dapat menjadi peristiwa besejarah jika bangsa ini dapat merdeka dari virus Covid-19. 

 

“Ini adalah masa-masa krusial. Sejarah akan mencatat apakah kita berhasil melewatinya dengan baik atau tidak,” paparnya.

 

Sebagai bentuk nyata dalam memupuk kesadaran tersebut, Srikandi Kaltim ini membagikan 1000 bendera merah putih bagi rakyat Kaltim.

 

“Bendera ini adalah simbol untuk mendorong rasa persatuan dan kesatuan tersebut, sekaligus memberikan optimisme kepada masyarakat bahwa wabah ini bisa berakhir,” tegasnya.

 

Adapun bendera tersebut akan dibagikan kepada 75 komunitas di sejumlah Kabupaten/Kota di Kaltim, seperti Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Paser, dll.

 

Sebelumnya, berdasarkan keterangan dari Cahyo, selaku koordinator Hetifah Peduli di Samarinda, menambahkan, selain bantuan ini, Hetifah juga sudah menyalurkan 10.000 masker dan 5.560 Alat Pelindung Diri (APD) untuk 10 RS rujukan di Kaltim, Fakultas Kedoteran Universitas Mulawarman (FK UNMUL), beberapa Fasilitas Kesehatan (Faskes) seperti Puskemas ; 7.000 Bantuan Lauk Pauk Siap Saji (Balasa) untuk pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif ; Beasiswa PIP tahap 1 untuk 64.286 siswa SD, SMP, SMA, dan SMK.

 

“Ada juga kami distribusikan alat bantu kesehatan berupa  masker kain, hand sanitizer, multivitamin, sabun cuci tangan untuk anak-anak, manula, dan masyarakat dikawasan padat penduduk. Bantuan dana untuk 18 organisasi relawan, penghargaan untuk 13 tenaga medis dan relawan garda terdepan. Serta membagi ribuan paket Sembako untuk membantu warga yang membutuhkan dalam menghadapi pandemi ini.” tutupnya.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00