Fariz RM Gandeng 4 Musisi Muda Di Konsernya

Fariz RM. Source : liputan6

KBRN, Samarinda: Musisi senior Fariz RM nampaknya selalu punya cara untuk tetap eksis di tengah banyaknya musisi baru di Indonesia.

Melalui Supermusic NEXTZone Live 360 Virtual Concert pada 25 Januari 2022 nanti, ia menggandeng empat musisi muda untuk berkolaborasi. Empat musisi muda itu adalah Gangga, Morad, Oslo Ibrahim dan Cantika Abigail.

Dilansir dari detik, Supermusic NEXTZone Live 360 Virtual Concert kali ini mengusung tema Groove Generation. Tema tersebut menggabungkan karakteristik dan elemen dari kolaborator dengan dimensi musik pop kreatif yang selama ini menjadi ciri khas Fariz RM.

"Kolaborasi mereka pastinya akan melahirkan performance berkualitas dan menghibur, baik dari aksi panggung maupun musikalitas," kata Adjie Aditya Purwaka, mewakili Supermusic

Dalam kolaborasi ini, selain melantunkan lagu karya masing-masing musisi muda, mereka juga akan membawakan sejumlah hits Fariz RM seperti "Sakura", "Selangkah ke Seberang", hingga "Barcelona" dengan aransemen yang benar-benar baru.

Sebagai satu-satunya kolaborator wanita, Cantika Abigail menyambut antusias jelang penampilannya nanti. Dia membocorkan, akan membawakan lagu miliknya yang berjudul "Ace of Hearts" dan "Nada Kasih" milik Fariz RM.

"Kolaborasi ini menjadi satu hal yang sangat menarik karena aku sendiri ketika dikasih tahu line-up lumayan kaget kok musisinya bisa seberagam ini. Selain itu, dengan kita nyanyiin lagunya Om Fariz dan sebaliknya menjadi nilai tersendiri bahwa memang musik itu bisa dinikmati dan dikaryakan ulang dengan musisi tanpa memandang generasinya," kata Cantika.

Fariz sendiri menyebut Supermusic NEXTZone Live 360 Virtual Concert menawarkan konsep yang menarik baginya untuk terlibat. Selain kolaborasi yang menantang, konsep penataan musik hingga ke presentasi produksi seperti tata panggung dan tata cahaya diyakini memberikan pengalaman baru.

"Para musisi milenial yang berkolaborasi dengan saya nanti masing-masing memiliki jalur presentasi musik yang berbeda. Sehingga menarik untuk menemukan bagaimana setiap musikus menginterpretasi karya-karya saya, demikian pula sebaliknya," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar