Cuaca Buruk Dan Angin Kencang Tidak Berpengaruh Terhadap Tingginya Harga Ikan di Samarinda

KBRN, Samarinda: Meskipun cuaca buruk dan angin kencang di Samarinda Kalimantan Timur /  harga ikan laut di kota Tepian masih stabil.

Hal ini terlihat di sejumlah pasar tradisional di Samarinda seperti pasar Arum harga ikan laut masih stabil tidak walaupun ada mengalami kenaikan naumn tidka terlalu signifikan, seperti ikan tongkol sisik yang kecil di jual dengan harga Rp. 28.000 dan yang sebelumnya hanya Rp.26.000 dan yang  besar dijual dengan harga Rp. 35.000 perkilogramnya, ikan bandeng dijual pedagang dengan harga Rp.35.000 perkilogramnya.

Seperti yang diungkapkan salah seorang pedagang ikan di pasar Arum Budiman kepada RRI di Samarinda Senin (25/1/2021) mengatakan, walaupun saat ini cuaca buruk /namun stok ikan laut dipasaran cukup banyak, baik jumlahnya maupun jenis ikan  yang dijual.

“Ya sedang aja ikan bandeng jualnya Rp.35.000 yang besar ini, ikan tongkos sisik ada yang  Rp.28.000 ada yang Rp.35.000, Trakulu juga macam-macam juga ini Rp.60.000. Rp.50.000 dan Rp.40.000 perkilogramnya, layang yang bagus Rp.35.000 yang sudah bemalamRp.30.000.udang kalo baru datang Rp.110.000 tetapi kalo sudah bemalam Rp100.000.” kata Budiman

Sementara,  untuk harga udang laut di Samarinda saat ini dinilai masih tinggi, karena  udang yang putih tanpa kepala dijual pedagang dengan harga Rp.110.000 perkilogramnya, yang sebelumnya hanya Rp. 90.000 perkilogramnya, namun karena kondisi cuaca seperti ini harga udang sedikit mengalami kenaikan.

Ketika ditanya mengenai animo masyarakat untuk membeli ikan laut, Budiman mengatakan, berkurang meskipun harga ikan laut stabil hal tersebut disebabkan karena saat ini masih pandemi covid-19. Sehingga masyarakat ada yang enggan pergi kepasar.pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00