Perusda Witelteram Jalankan Bisnis Properti Untuk PAD Kubar

KBRN, Sendawar: Perusahaan Daerah (Perusda) Wiltelteram Kabupaten Kutai Barat (Kubar) membuat inovasi baru dibidang properti dengan membangun Perumahan di kawasan Kampung Belempung Ulaq Kecamatan Barong Tongkok, atau seputaran wilayah Ibu Kota Kabupaten, mulai tahun 2019 lalu.

Direktur Utama Perusda Witelteram Kubar Syachran Eric Lenyoq kepada  RRI Sendawar, Selasa (6/10/2020) mengatakan, Perumahan yang diberi nama Belempung Asri itu, dibangun diatas lahan seluas 3,8 hektare dengan komposisi 60 persen untuk bangunan perumahan, dan 40 persennya lagi untuk Tata Ruang Hijau (TRH).

“Ini merupakan salah satu kegiatan Perusda Wiltelteram dalam rangka memperoleh hasil usaha untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah, bekerjasama dengan Perbankkan melalui program Kredit Perumahan Rakyat (KPR),”katanya

Dalam perencanaannya, lanjut Eric Lenyoq, Perusda Witelteram akan membangun 253 Unit rumah yang terbagi dalam 10 Blok, dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 90 meter persegi.

Salah Satu Bangunan Rumah di Perumahan Belempung Asri, Kampung Belempung Kutai Barat

Hanya saja dalam pelaksanaannya sedikit terhambat karena pendanaan yang belum optimal, ditambah lagi dengan situasi Pandemi Covid-19, membuat pembangunan dihentikan sementara waktu.

“Memang dalam situasi Covid-19 ini tidak mudah, Perbankkan juga membatasi diri. Jadi bagi PNS dan TNI-Polri itu, mereka masih memberi peluang. Tapi kalau karyawan swasta dan masyarakat umum mereka belum bisa memberikan untuk program KPR tersebut,”tambah Eric

Kendati demikian, Eric Lenyoq menegaskan, Perusda Witelteram akan terus berupaya tanpa putus asa. Bahkan saat ini sudah ada 9 unit rumah yang telah terbagun dan siap ditempati di Perumahan tersebut.

“Karena sekarang Perbankkan masih menahan diri, kita mengambil kebijakan bagaimana masyarakat tetap bisa dengan cara mencicil. Jadi konsumen bisa langsung membeli ke Perusda Witelteram, dengan catatan, suatu saat kondisi sudah pulih kembali, kita akan lemparkan kembali ke Perbankkan, karena kita juga tidak sanggup dengan beban yang begitu besarkan,”tegasnnya

Model bangunan rumah terpisah atau bukan bangunan rumah kopel

Eric Lenyoq menambahkan, untuk satu unit hunian rumah di Prumahan Belempung Asri dibandrol dengan harga Rp175 juta hingga akhir tahun 2020. Dengan Down Payment (DP) atau uang muka sebesar 20 persen.

“DP 20 persen itu karena kita tidak ada biaya Bank dan kita juga tetap mengikuti bunga umum bank, dalam artian kita tidak bikin kebijakan sendiri. Misalnya kita ambil contoh bunga bank Mandiri, itu tiga tahun pertamanya sampai 8 persen, sehingga per-bulan untuk tahun pertama itu Rp1.400.000. Nah terus tiga tahun berikutnya itu kita patok 15 tahun, sisanya itu kurang lebih Rp1.600.000 karena dia bunga mengambang,”tambahnya

Untuk diketahui, dari 9 unit rumah yang telah terbangun saat ini, tersedia fasilitas 2 unit Kamar Tidur, Car port atau Garasi, 1 unit Kamar Mandi, Dapur, Listrik 1.300 kwh, Air Bersih, termasuk Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00