Koperasi CUDL Berikan Keringanan Bagi Anggota Koperasi Terdampak Covid 19

KBRN, Samarinda : Hampir 3 bulan menghadapi pandemic Covid 19 tidak membuat Koperasi Simpan Pinjam Credit Union Daya Lestari merasakan dampak signifikan. Baik itu, penambahan jumlah anggota maupun peningkatan nilai asset keduanya masih bertumbuh cukup baik meski kondisi ekonomi global sedang sulit karena adanya wabah virus corona.

General Manager KSP CU Daya Lestari Kaltim Kaltara Agustinus Tului kepada RRI mengatakan pihaknya bahkan masih melakukan rekrutmen karyawan disaat banyak perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK.

Sebagai salah satu koperasi simpan pinjam terbesar di Tanah Air yang memiliki lebih dari 45 ribu  anggota menurut Agustinus Tului hanya sedikit anggota yang mengajukan keringanan pembayaran akibat terdampak Pandemi Covid 19.

“Kalau mau dihitung persen, hanya 0,00 sekian persen sedikit sekali yang meminta keringanan pembayaran. Nah, relaksasi yang kita berikan yaitu memperpanjang waktu pembayaran pinjaman, itu akan membuat angsurannya menjadi kecil”, kata Agustinus Tului kepada Radio Republik Indonesia Senin (6/7/2020).

General Manager KSP CU Daya Lestari Agustinus Tului menambahkan tidak semua anggota mendapatkan keringanan. Hanya anggota yang merupakan pedagang kecil di wilayah zona merah dan kuning penularan Covid 19 yang dinilai layak mendapatkan perpanjangan masa pengembalian pinjaman.

“Kami analisa dulu bahwa indikator yang dapat kami terima sebagai anggota terdampak itu adalah orang yang dimungkinkan dalam waktu tiga bulan setelah pencabutan lockdown itu  masih belum punya kemampuan ya itulah pedagang kecil tadi. Tapi tidak semua, misal Pedagang kecil di Mahulu karena masih zona hijau masih bisa berjualan. Tetapi pedagang di Samarinda, mereka tetap bisa jualan tetapi yang beli tidak ada. Ini yang kita bantu”, tambahnya.

Meski ekonomi Nasional menghadapi masa-masa sulit karena Pandemi Koperasi menurut Agustinus Tului memiliki kemampuan untuk dapat bertahan. Managemen juga terus berinovasi dalam hal pelayanan yang saat ini mulai menerapkan sistem jemput bola serta pengembangan produk simpan pinjam berbasis aplikasi online sehingga semakin memudahkan para anggota terlebih memasuki masa tatanan kehidupan baru.

Sekedar informasi, saat ini staf yang menjalankan operasional KSP CUDL secara professional berjumlah 131 orang dengan jumlah anggota berjumlah 45.546 orang. KSP CUDL mengelola aset anggota sebesar Rp. 852.383.257.156,- dan menghasilkan SHU per 31 Desember 2019 berjumlah Rp. 3.981.762.110

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00