Jumlah Pasien Positif COVID-19 di Kubar Bertambah Jadi 12 Orang

KBRN, Sendawa: Pemerintah melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kutai Barat (Kubar) telah mengumumkan bahwa sampai saat ini sudah ada 12 Warga Kubar yang terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Pasien Pertama yang terkonfirmasi Positif Covid-19 diumumkan pada tanggal 16 April 2020. Selang beberapa hari, tepatnya pada tanggal 24 April 2020, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kubar kembali mengumumkan bahwa ada 7 tambahan pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 di Wilayah tersebut.

Setelah itu, pada tanggal 25 April 2020, diumumkan lagi bahwa ada 3 tambahan pasien positif Covid-19 di Kubar. Dan ke-esokan harinya, Minggu (16/4/2020) malam Sekretaris Daerah Yacob Tullur bersama jajaran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kubar kembali mengumumkan bahwa ada 1 tambahan lagi, sehingga total Pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kutai Barat menjadi 12 Orang, tersebar di 4 Kecamatan.

“Yang positif 12 orang itu sebarannya, di Kecamatan Melak ada 6 orang, di Bongan 4 orang, di Damai 1 orang dan di Sekolaq Darat 1 orang. Ini maksudnya supaya jangan pikiran masyarakat ini menganggap daerah Melak aja yang terkonfirmasi, ternyata ini menyebar kemana-mana. Oleh sebab itu ikuti anjuran Pemerintah, keluar rumah pakai masker, jaga jarak karena hal ini bisa terjadi dimana-mana dan terbukti dari 12 pasien yang positif ini ada 1 pasien yang transmisi lokal. Oleh sebab itu semua kita, jangan anggap sepele himbauan dari Pemerintah,”tandasnya.

Pasien yang terkonfirmasi Positif Covid-19 ini, lanjut Yacob Tullur masing-masing 11 orang merupakan pasien dari Cluster Gowa, dan 1 lainnya merupakan pasien transmisi lokal.

Atas kondisi ini, Ia kembali mengingatkan kepada warga agar senantiasa mengikuti himbauan pemerintah tentang pentingnya protokol kesehatan yang disampaikan guna memutus mata rantai penularan covid-19 di Kubar.

Tidak panik namun senantiasa wapada, menerapkan Physical Distencing atau menjaga jarak minimal 1,5 meter saat bertemu atau berkomunikasi dengan orang lain, menggunakan masker saat bepergian keluar rumah, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengkonsumsi makanan sehat serta yang terpenting saat ini tetap dirumah jika tidak ada hal-hal mendesak yang harus dilakukan di luar rumah.

“Kita paham tidak semua masyarakat ini Pegawai Negeri, tidak semuanya bergaji, kita paham itu. Tapi bagaimana caranya kita bersama-sama berupaya memutus mata rantai penularan Covid-19 ini, ya tanggung jawab kita bersama, masing-masing kita harus berjaga-jaga. Mau ke-Kebun silahkan, mau ke-ladang silahkan, tapi jangan lupa pakai masker,”himbaunya.

Untuk diketahui, data yang dirilis Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim menyebutkan, bahwa pasien positif corona di Provinsi Kaltim saat ini sebanyak 105 orang. Kabupaten Kutai Barat berada diposisi ke empat dengan 12 pasien positif, sama dengan di Kabupaten Kutai Timur. Terbanyak adalah di Kota Balikpapan dengan 27 orang, diikuti Kota Samarinda sebanyak 15 orang dan Kabupaten Penajam Paser Utara sebanyak 14 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00