POTENSI WISATA BUKIT STELING SAMARINDA

sunset_bukit_steling.jpeg

Deskripsi Gallery

KBRN Samarinda. Membentang luas nan indahnya Sungai Mahakam, seakan-akan membelah Kota Samarinda, keindahan itu tersaji dari atas Bukit Steling Selili yang beralamat di Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir.

Dalam penelusuran, akses yang cukup direkomendasikan menuju bukit tersebut ialah melewati Jalan Lumba-lumba, Gang 13. Atau melalui Gang. Indah Jalan Otto Iskandar Dinata Karena akan melewati permukiman warga yang dapat dilalui dengan kendaraan roda dua.

Walaupun sedikit menanjak, nantinya akan dibimbing oleh warga sekitar sampai ke atas dan memarkirkan kendaraan di beberapa rumah warga. Setelah itu akan ditempuh dengan berjalan kaki melewati jalan setapak.

Dalam perjalan menuju puncak, kurang lebih membutuhkan waktu selama 15-25 menit. Namun jangan khawatir, jalan setapak tersebut telah dibuat seperti anak tangga sehingga para pengunjung atau wisatawan dapat dengan mudah untuk melewati jalan tersebut.

Selama perjalanan menuju Bukit Steling Selili, mata akan dimanjakan dengan suasana hutan yang asri, suara dari serangga pohon, dan udara yang sejuk. Sambil menikmati alam, tidak terasa sudah sampai di puncak. Para pengunjung langsung disuguhi dengan pemandangan yang sangat luar biasa, yaitu Sungai Mahakam yang membelah Kota Samarinda.

Kami pun tidak sendirian berada di puncak Bukit Steling Selili, terdapat beberapa orang atau kelompok yang juga sedang menikmati suasana. Ada yang sedang memasang tenda untuk berkemah, dan ada juga yang sekedar berolahraga serta beberapa orang yang berfoto, kita juga bisa sambil menikmati secangkir kopi hangat yang tersedia di warung yang berada di puncak bukit steling.

Yudi, salah satu pengunjung yang datang bersama dengan Istrinya ke Bukit Steling Selili untuk refreshing sangat kagum melihat keindahan Kota Samarinda dari atas bukit.

“Kita lagi refreshing berdua walaupun istri sempat stop dipertengahan bukit karena kelelahan semua itu terbayarkan ternyata disini pemandangannya bagus banget dan keren banget,” ujarnya.

Pria yang berprofesi sebagai pelatih Rugby di Kota Samarinda ini mengaku baru pertama kalinya ke tempat wisata tersebut dan ia pun berharap semoga ada bentuk perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

“Padahal saya warga asli Samarinda. Harapannya semoga Pemkot Samarinda bisa memperbaiki akses menuju ke sini karena cukup terjal, Istri juga sempat kelelahan tadi pas naik karena medannya cukup terjal. Dan selain pemandangannya yang keren banget, banyak tempat atau spot foto-foto yang juga tidak kalah kerennya. Dan terbayarkan semua, kita naik dari bawah sampai ke atas sini,” ungkapnya.

Menurut Mada salah seorang warga sekitar Bukit Steling menyarankan Bagi para pengunjung yang ingin mengejar sunrise atau sunset, Mada merekomendasikan waktu yang tepat untuk berkunjung.

Jika mengejar sunrise (matahari terbit), waktu yang tepat tentunya pagi hari setelah subuh sekitar pukul 04.00-05.00 Wita. Sedangkan untuk sore hari menjelang sunset (matahari terbenam), pun juga sama dapat dilakukan sekitar pukul 15.30-16.00 Wita.

Gallery Info

  •   Dibuat oleh : Dedi Purnama
  •   Tanggal : 22 Agu 2021

Share this

FOTO LAINNYA