PTM Secara Utuh Baru Bisa Digelar Jika Vaksin Untuk Dosen dan Guru Capai 100 Persen

KBRN, Samarinda : Dekan sekaligus dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kutai Kartanegara Jumaidi kepada RRI mengatakan, pihaknya belum bisa menggelar PTM secara utuh walaupun Kemendikbud sudah mempersilahkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas bisa dilakukan di seluruh wilayah tahun ajaran 2021/2022.

Hal itu mengingat vaksinasi untuk pelajar belum mencapai seratus persen.

“Kami kalo di unikarta peraturan memang ketat ya, salah satunya adalah semua baik dosen maupun mahasiswa harus vaksin baru bisa melakukan tatap muka terbatas” tutur Jumaidi

Lebih lanjut Jumaidi menuturkan, selain vaksin terdapat syarat lain agar PTM bisa digelar yakni harus ada pernyataan baik dari wali dosen atau orang tua yang bersangkutan. Jika syarat itu belum terpenuhi maka pembelajaran dilakukan masih dengan daring atau online.

Terkait PTM terbatas Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meluruskan mispersepsi yang terjadi dalam beberapa media terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Mendikbudristek menyatakan bahwa PTM terbatas tidak sama seperti sekolah tatap muka biasa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar