Ini Kesan Orang Tua dan Siswa saat Momen Kelulusan di SD Kristen Transformasi Kubar

KBRN, Sendawar: Sebanyak 18 orang Siswa Sekolah Dasar (SD) Kristen Transformasi Kabupaten Kutai Barat (Kubar), mengikuti prosesi wisuda tatap muka, di Gedung ATJ Komplek Pemerintahan Kubar, Sabtu (12/6/2021).

Kondisi ini tentu jarang  kita temui disaat masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Karena kbanyakan sekolah memilih melakukan kegiatan wisuda kelulusan secara virtual.

Namun, dalam hal ini pihak Yayasan dan Guru SD Kristen Transformasi Kubar tetap melaksanakannya, sesuai kesepakatan bersama orang tua murid, dengan penerapan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Kepala Sekolah SD Kristen Transformasi Kutai Barat, Nilawati

"Jadi sebelum kami melakukan kegiatan ini, hal pertama yang kami lakukan adalah kesempatan dengan orang tua. Memang kami memberikan juga pilihan seperti Drive Thru, tapi kebanyakan memilih tatap muka, sehingga dilaksanakanlah kegiatan ini sesuai protokol kesehatan. Sebelum masuk cuci tangan, wajib pakai masker, didalam ruangan juga sudah diatur jaraknya,"kata Kepala SD Kristen Transformasi Kubar, Nilawati kepada RRI di Sendawar.

Selain itu menurutnya, pelaksanaan kegiatan wisuda tersebut juga sudah mendapat izin dari Tim Satgas Covid-19 Kutai Barat.

Dalam kesempatan yang sama, Yohanes Mas Puncan Karna, salah satu orang tua siswa sekaligus Ketua Komite Sekolah mengaku, wisuda kali ini paling berkesan, kelulusan yang dianggap khusus. Karena, selama proses belajar daring, baik guru, orang tua maupun siswa, semuanya terlibat langsung.

Orang Tua Siswa SD Kristen Transformasi Kutai Barat, Yohanes Mas Puncan Karna

“Yang paling mengesankan, ya akhirnya orang tua menyadari bagaimana caranya mengajar dan mendidik anak. Kita menghadapi satu atau dua anak di rumah seperti itu, sementara para guru, ada berapa siswa yang dihadapi di sekolah, sehingga itulah yang sangat berkesan. Bukan berarti kita mensyukuri adanya pandemi ini, tapi dibalik bencana non alam ini, ada hikmahnya, ya guru, orang tua dan siswa, semuanya terlibat dalam dunia pendidikan kita,”katanya

Sementara itu, salah satu Siswa SD Kristen Transformasi Kubar, Parmahan mengaku, kesan mengikuti wisuda ini, serasa bertemu dengan teman-teman baru, karena kebanyakan belajar daring akibat pandemi Covid-19 yang terjadi lebih dari setahun terakhir.

“Ya teman itu kayak teman baru lagi, padahal sebenarnya teman lama, itu karena selama inikan hanya belajar daring. Terus wisuda sekarang ini juga, harus pakai masker, jaga jarak, pokoknya susahlah. Tapi bersyukur, dimomen perpisahan ini masih bisa ketemu teman-teman,”katanya

Siswa SD Kristen Transformasi Kabupaten Kutai Barat, Parmahan

Tidak hanya itu, dengan polos, Parmahan menilai belajar secara daring selama pandemi covid-19, kurang optimal dibandingkan belajar tatap muka, seperti yang damba-dambakannya selama ini.

“Tatap mukakan bisa bertanya, bertanyanya juga enak, bisa langsung dijelaskan sama guru, ditulis dibuku tulis, itu yang membuatku suka di sekolah. Nah kalau belajar online, nantikan dijelaskan, terus discreenshot, bisa juga ditulis, tapi dimedia screenshotkan kurang efektif karena pasti ada yang main. Contoh, mau buka pelajaran, eh bukanya buka materi pelajaran malah liat yang lain di hp,”pungkasnya

Untuk diketahui, ke-18 orang murid yang di wisuda, merupakan angkatan ke-3 lulusan SD Transformasi Kubar, sejak berdiri tiga tahun lalu. Dengan total, lulusan sekolah tersebut sampai sekarang lebih dari 40 orang siswa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00