Gubernur Isran Noor Serahkan SK Pemutihan Status Izin Belajar Untuk 149 Guru se Kaltim

Gubernur Kaltim Isran Noor Saat Menyapa Guru Via Aplikasi Zoom

KBRN, Samarinda : Sebanyak 149 Guru  SMA/Sederajat di Provinsi Kalimantan Timur Kamis (05/08/2021) Pagi menerima SK Gubernur terkait pemutihan izin belajar. Penyerahan secara langsung dilakukan Gubernur Kaltim Isran Noor kepada 6 orang guru perwakilan yang hadir di Ruang Heart Of Borneo Kantor Gubernur Jalan Gadjah Mada Samarinda.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah BKD Provinsi Kaltim Diddy Rusdiansyah kepada RRI mengatakan SK Pemutihan Izin Belajar menjadi komitmen Gubernur sejak bulan Maret lalu tepat saat Peluncuran Aplikasi Simpel Tibel.

Para guru yang menerima SK  menurutnya mendapat banyak kemudahan dan manfaat salah satunya dalam hal peningkatan kesejahteraan para guru.

"Yang Sarjananya sebelumnya belum bisa digunakan sekarang sudah bisa dicantumkan. Ini juga berkaitan dengan angka kredit di sistem kepegawaian para Guru ini," katanya.

Sayangnya, kebijakan ini menurut Diddy Rusdiansyah tidak akan diberikan lagi kepada guru-guru lainnya sebab sejak peluncuran aplikasi simple tibel maka seluruh pengajuan tugas dan izin belajar harus dilakukan secara tertib.

"Tidak ada lagi. Sejak Februari Kita sosialisasikan harus tertib administrasi, melalui aplikasi Simpel Tibel. Jadi para Guru yang ada ini beruntung," tambahnya lagi.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor memberi selamat kepada para Guru yang telah menerima SK Pemutihan Izin Belajar.

"Kami juga berterima kasih karena pendidikan yang ditempuh menggunakan biaya sendiri. Kalau Pemprov yang bayar berapa lagi biayanya," ucap Gubernur.

Perwakilan Guru penerima SK dari Kota Balikpapan Irwana Hendrawaty kepasa Gubernur menyatakan rasa terima kasih karena telah memudahkan para guru untuk mendapat pemutihan status izin belajar. Menurutnya, hal ini memotivasi para guru untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

"Kami para Guru jadi semakin semangat menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Terima kasih Pak Gub," kata Guru SMK Negeri 5 Balikpapan ini.

Berdasarkan pantauan RRI, penyerahan SK Pemutihan SK Belajar berlangsung dengan protocol kesehatan ketat. Baik Gubernur maupun seluruh undangan memakai masker undangan terbatas hanya untuk 50 orang selebihnya mengikuti melalui aplikasi zoom meeting. 

Kegiatan penyerahan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi para guru bersama Gubernur terkait keluh kesah dan harapan para guru untuk pendidikan di Kaltim diwakili dari Guru asal Kota Balikpapan, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Paser.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wagub Kaltim Hadi Mulyadi, Asisten 1 M Jauhar Effendi, Asisten 3 Fatul Halim, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Anwar Sanusi, dan perwakilan dari PGRI Kaltim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00