Utang Makan Tim Satgas Covid-19 di Warung Bongan Belum Dibayar, Ini Alasan Pemkab Kubar

KBRN, Sendawar : Pembayaran utang makan tim satgas covid-19 kabupaten Kutai Barat di Kampung Jambuq Makmur Kecamatan Bongan belum dibayar hingga Rabu (4/8/2021).

Padahal pemerinta sudah berjanji untuk melunasi piutang sekitar Rp 219 juta akhir Juli 2021.

“Belum dibayar,” ujar Emmy Ria Ningsih, pemilik warung makan 3D kampung Jambuk Makmur saat dikonfirmasi RRI melalui pesan singkat.

BACA JUGA:

Pemkab Kubar Janji Lunasi Utang Rp 219 Juta di Warung Makan Bongan Akhir Juli

Posko covid-19 kecamatan Bongan

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Kutai Barat Kamius Junaidi mengatakan, piutang itu belum dibayar karena proses review dokumen di kantor Inspektorat belum selesai.

“Terkait dengan makan minum satgas ini dokumen masih dalam proses review di Inspektorat. Jadi kami masih menunggu, kebetulan di Inspektorat ini juga ada beberapa petugas yang terkonfirmasi (positif covid-19) dan mereka harus istirahat beberapa waktu,” jelas Kamius kepada wartawan di lobi utama kantor bupati Kubar Minggu 1 Agustus lalu.

BACA JUGA:

PPKM Level 4, Masuk Kubar Wajib Bawa Kartu Vaksin dan Anti Gen

Kamius Junaidi - Kabid PK BPBD Kutai Barat

Meski begitu pemkab Kubar kata Kamius akan tetap melunasi utang makan tim satgas ketika bertugas di posko pintu masuk Kubar bulan Januari dan Februari lalu.

“Kami akan tetap berkoordinasi dengan Inspektorat berkaitan dengan dokumen untuk proses pembayaran anggaran makan minum satgas,” katanya.

Adapun jumlah utang makan minum tim satgas itu masih terjadi perbedaan antara nota yang dipegang BPBD dan pemilik warung 3D di kecamatan Bongan.

Emmy Ria Ningsih, pengusaha rumah makan  Debby Dan Deca (3D) mengaku utang untuk bulan Januari-Februari 2021 sekitar Rp 210.755.000. Sedangkan Desember 2020 sekitar Rp 20 juta lebih. Artinya total uang yang belum dibayar Pemkab Kubar sekitar Rp 230 juta.

Emmy sempat gembira modal akan segera kembali setelah mendengar Pemkab Kubar akan membayar utang tersebut akhir Juli.

“Saya sudah dengar penjelasan mungkin paling lambat minggu ketiga bulan tujuh ini positif (dibayar) jadi saya sudah puas. Kalau kepastian sudah ada tinggal nunggu waktunya aja,” ungkap Emmy usai mengikuti rapat di kantor DPRD bersama tim satgas covid-19 di gedung dewan 5 Juli lalu.

Namun Emmy harus menunggu tanpa kepastian hingga awal agustus ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00