Meski Orang Tua Meninggal Nuel Bertekad Lanjutkan Kuliah, Ini Permohonannya Kepada Bupati Kubar

KBRN, Sendawar : Imanuel Aliansyah, pemuda yatim piatu di Kutai Barat Kalimantan Timur bertekad lanjutkan kuliah hingga jenjang S2.

Tekad itu juga adalah keinginan kedua orang tuanya. Sayang belum sempat melihat anaknya bertopi toga kedua orang tua sudah meninggal akibat covid-19.

Ayahnya Aliansyah (64 tahun) meninggal 19 Juli dan ibunya Palkon Sartini meninggal 21 Juli. Sementara Nuel sapaan akrab Imanuel Aliansyah masih duduk di smester akhir jenjang S1 di Universitas Mulawarman Samarinda.

“Saya kuliah di Unmul ambil jurusan Pendidikan Biologi yang jadi guru, semester terakhir dan memang sudah pendadaran sudah dinyatakan lulus juga,” ujar Nuel saat ditemui RRI di kediamannya Jalan Pembangunan Gang Tapaq Raya RT.004 Kelurahan Simpang Raya Kecamatan Barong Tongkok, Kota Sendawar Selasa (3/8/2021).

BACA JUGA: 

Ortu Meninggal Karena Covid-19, Nuel: Untuk Kalian yang Masih Memiliki Orang Tua, Jagalah Mereka

Sejauh ini kata dia ada rencana mau melanjutkan pendidikan setinggi mungkin sebagaimana wasiat orang tua. Namun ia kebingungan soal biaya kuliah.

“Memang keinginan dari kedua orang tua, saya harus melanjutkan karena anak tunggal dan kalau untuk keluarga memang belum tahu untuk rencana ini, tapi ada niatan juga saya untuk melanjutkan S2 seperti itu,” ungkap anak semata wayang ini.

BACA JUGA:

Imanuel Aliansyah Pemuda Yatim Piatu Ternyata Sepupu Bupati Kutai Barat

Pemuda yang akan genap berusia 25 tahun pada 18 Agustus 2021 ini berharap uluran tangan dan bantuan pemerintah. Ia juga menaruh harapan agar bupati Kutai Barat FX.Yapan memberi rekomendasi bantuan beasiswa.

“Saya belum tahu untuk pendanaan tapi saya masih berpikir untuk mencari beasiswa untuk melanjutkan S2, karena saya banyak mendengar bahwa pemerintah juga masih memberikan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan.

Harapan saya untuk pemerintah khusus bupati saya cuma minta bahwa ke depannya kalau saya ingin melanjutkan S2 ada jalannya. Ya terserah lah maksud saya apakah dalam bentuk bersyarat saya siap memenuhi semua persyaratan yang diminta. Kalau ada saya bersyukur untuk bisa dibantu,” pinta anak dari guru SD tersebut.

BACA JUGA:

Sama Seperti Vino, Imanuel Aliansyah Juga Jadi Yatim Piatu Setelah Orang Tua Meninggal Karena Covid-19

Nuel tak lantas larut dalam kesedihan meski harus menerima kenyataan pahit ditinggal kedua orang tua sekaligus.

“Orang tua pergi karena covid, dan ada banyak hal yang saya petik dari kejadian ini. Contoh bahwa semua rencana yang kita rencanakan ke depan bersama orang tua enggak selamanya mulus, itu ada jalan tersendiri. Terus dari segi keluarga saya sangat bersyukur keluarga membantu dengan sepenuh hati tanpa memandang apapun. Pemerintah juga dari ibu-ibu PKK juga tidak memandang apapun seperti itu dalam memberikan bantuan,” katanya.

Bupati Kutai Barat FX.Yapan mengaku masih memiliki ikatan keluarga dengan Imanuel Aliansyah alias Nuel. FX.Yapan menyebut orang tua Nuel adalah paman dan tantanya.

“Ada satu juga yatim piatu dia sudah kuliah itu sepupu saya. Jadi bapaknya duluan besok mamanya,” ungkap bupati Yapan usai melepas Alviano Dava Raharjo kembali ke Sragen Jawa Tengah di Lobi utama kantor bupati Kubar Minggu (1/8/2021).

Vino, Bocah 9 tahun yang orang tuanya meninggal bersamaan dengan orang tua Nuel memang jadi viral di media sosial lokal maupun nasional.

“Sama kasusnya. Kalau Vino mamanya dulu baru bapaknya, kalau yang ini om saya dulu meninggal baru mamanya tante saya,” ucap Yapan.

Meski tak seheboh musibah yang menimpa Vino, namun kepergian orang tua tercinta tentu menyimpan duka yang mendalam bagi Nuel. Bahkan Nuel yang harus mengurus sendiri orang tuanya juga ikut terpapar covid-19 dan baru selesai isolasi mandiri 3 Agustus ini.

Atas musibah itu bupati FX.Yapan mengaku sudah meminta dinas sosial memantau kondisi Nuel.

“Saya suru dinas sosial mantau itu. Mudah-mudahan dia selesai nanti kita akan membantu,” ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00