Manfaatkan Waktu Masa Pandemi

KBRN,Samarinda - Dimasa pandemi virus corona yang melanda Indonesia, tak terkecuali Kaltim sejak Maret tahun lalu, berimbas pada dunia pendidikan."Anak-anak didik kita ikut terdampak wabah Covid-19. Sebab mereka tidak bisa menjalani pendidikan secara normal," kata Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi saat bersama pendidik dan tenaga kependidikan secara virtual se Kaltim, pekan lalu.Menurut orang nomor dua Benua Etam ini, kondisi pandemi dimana semua serba terbatas ini, namun tetap disikapi para guru dan orangtua secara bijak serta cerdas.Karena, sejak penyebaran dan penularan virus kian melonjak, pola pembelaran tatap muka (PBM) pun ditiadakan, lebih pada pembelajaran secara daring (online).Itu pun tambah suami Hj Erni Makmur, waktu belajarnya sangat terbatas (sedikit). Artinya, anak-anak lebih banyak kosong atau waktu luangnya daripada belajarnya.Selain itu, para orangtua dan guru juga tidak sedikit yang diberlakukan mengajar dan bekerja dari rumah (work from home/WFH)."Waktu kosong itu, bisa dimanfaatkan para guru secara online, juga orangtua memberdayakan anak-anaknya. Dengan cara mengajak bercocok tanam di rumah memanfaatkan waktu dan lahan pekarangan rumah," jelasnya.Bagi mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini. bercocok tanam saat pandemi menjadi cara ampuh mengisi waktu luang, dan tidak memerlukan lahan luas, cukup menggunakan media tanam polybag di pekarangan."Kalau kita hitung, sejak wabah melanda dan anak-anak kita menanam lombok atau tomat, sudah berapa kali panen mereka," ungkap Hadi.Berarti keluarga itu tambahnya, sudah terbentuk ketahanan pangannya, bahkan bisa meningkatkan pendapatan keluarga mereka dimasa pandemi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00