FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Stok Vaksin Balikpapan Habis, Penyuntikan Kepada Warga Terhambat

KBRN, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan harus bersabar menunggu kedatangan vaksin dari Pemerintah Pusat. Sebab saat ini stok vaksin di Balikpapan telah habis. Proses penyuntikan dosis pertama maupun kedua pun terhambat lantaran tidak tersedianya vaksin. 

Kepala Dinkes Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan sisa stok vaksin sekitar 34 vial atau 340 suntikan telah digunakan hari ini (27/7) di Puskesmas. Sehingga pihaknya saat ini masih menunggu kedatangan vaksin dari pemerintah pusat. 

"Kami masih menunggu lagi kedatangan vaksin dari Pusat, sampai saat ini belum ada kabar," ujarnya. 

Wanita yang akrab disapa Dio ini mengatakan tersapat stok vaksin milik TNI yang disimpan di Instalasi Farmasi Kesehatan Dinkes Balikpapan juga langsung digunakan untuk penyuntikan dosis kedua kepada 300 orang. Sehingga stok vaksin pun benar-benar kosong. Kondisi ini ditambah dengan terlambatnya dosis vaksin kedua dari organisasi Kill Covid Balikpapan. 

"Kemudian kan sudah pada dengar vajsin dari organisasi Kill Covid yang dosis keduanya terlambat datang, jumlahnya 10 ribu. Kami sudah coba bantu," ujarnya. 

Dio mengaku bingung dengan keadaan ini. Sebab disatu sisi ia juga tak bisa membantu karena vaksin milik pemkot juga telah habis digunakan di masing-masing Puskesmas di Balikpapan. Sehingga harapannya ialah hanya menunggu kedatangan stok vaksin dari Pemerintah Pusat. 

"Katanya sih awal Agustus nanti datangm tapi masalahnya sampai akhir Juli itu ada jadwal penyuntikan dosis kedua," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00