Sasaran kegiatan Pertanian Keluarga ditarget 100 lokasi

KBRN,Samarinda - Sasaran kegiatan Pertanian Keluarga (PK) atau family farming ditarget sebanyak 100 lokasi tersebar di berbagai kabupaten di Indonesia.Penetapan lokasi untuk kegiatan PK berdasarkan peta FSVA (Food Security and Vulnerability Atlas) atau Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan secara nasional."100 lokasi untuk seluruh Indonesia. Kaltim mendapat jatah dua kabupaten, Kutai Timur (Desa Singkama dan Desa Teluk Pandan) dan Kabupaten Paser (Desa Muara Samu dan Desa Rantau Atas)," kata Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Siti Farisyah Yana, didampingi Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Muhammad Alimudin, saat di Kawasan Kelompok Tani Setuju Jaya di Desa Teluk Sangkima, Kecamatan Sangata Selatan, Kutai Timur, Rabu (9/6/2021).Indikator keberhasilan kegiatan PK dilihat dari output (keluaran), outcome (hasil) dan impact (dampak) dari kegiatan yang dilaksanakan.Untuk outputnya, lanjut Yana, tersalurkannya dan termanfaatkannya dana bantuan pemerintah (Banper), serta terlaksananya kegiatan usaha budidaya.Sedangkan outcome yang diharapkan dari PK, yakni meningkatnya ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan keluarga petani yang sesuai dengan kebutuhan gizi seimbang.Juga, terentaskannya wilayah rentan rawan pangan, menguatnya wilayah tahan pangan, serta meningkatnya pendapatan keluarga petani."Dampaknya, terwujud pengentasan kemiskinan dan mengakhiri kelaparan di kawasan rentan rawan pangan," jelasnya.Seperti kegiatan PK di Poktan Setuju Jaya di Desa Teluk Sangkima, dimana selain kegiatan pertanian pangan, juga budidaya komoditi padi sawah, ternak kecil (ayam/itik) serta kambing.Kegiatan PK disini, ujarnya, berbasis sumberdaya lokal yang dikelola secara bersama-sama oleh kelompok tani dengan melibatkan keluarga petani.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00