Awali Periode ke-dua, Bupati Soroti Sikap Gotong Warga Masih Rendah

KBRN, Sendawar: Kesadaran masyarakat untuk bersama-sama gotong royong berpartisipasi membangun daerah menjadi salah satu masalah yang disorot Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan, diawal kepemimpinannya pada periode ke-dua, 2021-2024.

Ia menilai, masih banyak warga yang tidak perduli dengan kondisi disekitar. Bahkan, ketika terjadi persoalan, terkesan melimpahkan segala sesuatunya ke-Pemerintah, tanpa berupaya mencari penyebab dan solusinya.

“Contoh, salah satunya di Barong Tongkok ini. Tiap hujankan banjir, lalu teriaknya ke-Pemerintah, tidak pernah mencari penyebab banjir itu apa. Ternyata, pemerintah sudah buat paritnya, tapi tidak pernah parit di depan rumahnya dibersihkan,”ungkap Bupati Yapan

“Ya bagaimana pemerintah bisa berbuat semuanya, kalau masyarakatnya tidak ikut berbuat. Padahal pemerintah sudah membuat sarana, tapi masyarakat sendiri tidak mau terlibat, dia cuek,”lanjutnya

Yang membuat, orang nomor satu di Kubar itu semakin geram, ketika parit yang sudah dibangun oleh pemerintah, ditutup namun tidak memperhatikan kebersihannya. Alhasil aliran air-pun tersumbat, menyebabkan bajir setiap turun hujan dan sampah berserakan dijalan raya.

“Bayangkan, parit yang sudah dibangun itu, ditutup. Sudah ditutup, tidak mau dibersihkan, tidak mau tahu dia, ini yang salah. Coba kalau masyarakat ini mau gotong royong dengan pemerintah membersihkan parit, bersihkan di depan rumahnya, tidak akan banjir,”tandasnya

Maka itu, Ia meminta masyarakat agar meningkatkan rasa gotong royong, bahu-membahu mendukung pemerintah, merawat dan menjaga sarana yang sudah dibangun, sehingga ke-depannya kutai barat bisa lebih baik, maju dan berkembang seiring dengan harapan menuju hari esok yang lebih baik daripada hari ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00