Ketahui Waktu yang Tepat Untuk Ngemil agar Timbangan Tetap Stabil

KBRN, Samarinda :  Punya hobi ngemil tapi takut gemuk? Karena memang selama ini kita menganggap mengemil adalah kebiasaan yang buruk karena bisa memicu obesitas, namun  ternyata selain mengganti dengan camilan yang sehat, ngemil tidak akan membahayakan bila di waktu yang tepat.

Dilansir dari padang.com, berikut rekomendasi waktu tepat untuk ngemil.

Sebelum masuk waktu makan siang, ngemil dinyatakan aman.

Kebanyakan orang biasanya mulai merasa lapar di pukul 9 hingga 10 pagi. Apalagi kalau sebelumnya cuma sarapan sereal dan roti. Tidak perlu khawatir, ngemil di jam ini justru direkomendasikan, namun disarankan tidak memilih camilan berat.

Namun ngemil di jam seperti ini tidak berlaku kalau sudah makan karbohidrat, protein, dan lemak sehat buat sarapan, apalagi kalau sudah dilengkapi dengan buah, sayur, dan susu.

Satu jam setelah melakukan aktivitas yang butuh banyak tenaga

Aktivitas yang dimaksud ialah yang menghabiskan kalori seperti berolahraga. Ngemil di waktu ini berfungsi mengembalikan energi dan gula darah dalam tubuh.

Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang punya cukup kalori dan protein.  Tapi kalau aktivitas Anda kurang dari satu jam dan dengan instensitas ringan, sebaiknya tidak usah ngemil.

Ngemil setelah dua jam makan berat

Selama dua hingga empat jam setelah makan, tubuh masih akan bekerja maksimal dan mencerna makanan yang dimakan sebelumnya.

Nah, di waktu itu, Anda boleh ngemil agar di jam makan selanjutnya Anda  tetap bisa mengontrol porsi. Pilihlah camilan sehat seperti kacang-kacangan dan buah.

Kabar baik lainnya, ngemil sebelum tidur juga diperbolehkan, namun ada syaratnya.

Boleh ngemil sebelum tidur, asal dilakukan beberapa jam setelah makan malam. Anda juga perlu mempertimbangkan makanan yang dikonsumsi, jangan yang banyak lemak dan protein tinggi agar berat badan tidak bertambah atau malah susah tidur nanti. Lebih baik ngemil buah-buahan.

Mempertimbangkan waktu yang tepat  dan jenis makanan untuk ngemil perlu dilakukan agar tidak menjadi timbunan lemak di tubuh.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar