Mengenal Blind Spot Pada Kendaraan untuk Meminimalisir Kecelakaan

KBRN, Samarinda: Blind spot pada truk ada empat sisi, yaitu sisi depan, belakang, kiri dan kanan. Blind spot, Safety Drive bisa dibantu dengan adanya spion.

jika mobil ada spion kanan, kiri dan tengah. Kalau motor di kiri dan kanan. Sedangkan truk itu tinggi, maka akan  terbantu dengan adanya spion dua tipe  yaitu cembung dan cekung.

Mengutip dari situs sunmotor.co.id, berikut penjelasannya:

1. Bagian depan truk.

Blind spot ini berjarak sekitar 2 meter dari bagian depan, di bagian bawah jendela utama. Sangat berbahaya bagi pengendara lain, terutama kendaraan roda dua bila berkendara terlalu dekat karena sopir tidak dapat melihatnya.

2. Bagian kiri truk. 

Blind spot ini berjarak tiga meter atau membentang hingga tiga lajur lalu lintas sebelah kiri. Titik ini susah dilihat oleh pengemudi karena posisi menyetir ada di sebelah kanan. Maka dari itu, biasanya seorang sopir truk memiliki kawan berkendara yang bertugas untuk memantau sekeliling mobil.

 3. Bagian depan truk.

Blind spot ini berjarak sekitar 2 meter dari bagian depan, di bagian bawah jendela utama. Sangat berbahaya bagi pengendara lain, terutama kendaraan roda dua bila berkendara terlalu dekat karena sopir tidak dapat melihatnya.

Bagian sisi kanan truk.Blind spot pada sisi bagian kanan ini biasanya dimulai dari samping kabin kanan dan membentang sepanjang bagian kanan truk hingga melebar tiga jalur lalu lintas sebelah kanan. Meskipun mampu dilihat cukup jelas situasi sisi kanan truk, namun terdapat beberapa titik yang merupakan blind spot pengemudi.

4. Bagian belakang truk. 

Blind spot ini menjadi blind spot terbesar karena terhalang oleh ruang kargo dan muatan. Maka dari itu kendaraan lain diharapkan untuk memberikan jarak apabila berkendara di belakang truk. Karena mustahil sopir dapat melihat situasi belakang truk. hal lain yang sering diabaikan oleh pengendara yang mendahului truk atau bus adalah turbulensi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar