Dampak Pandemi, APBD 2023 Difokuskan Pemulihan Ekonomi

KBRN, BALIKPAPAN - Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan Tahun 2023 akan difokuskan pada program recovery ekonomi.Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan ekonomi di daerah yang telah terdampak pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.

"Tahun depan, kita masih fokus mengalokasikan anggaran untuk recovery ekonomi, banyak program-program yang sudah kita anggarkan," kata Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh ketika diwawancarai wartawan, Kamis (18/8).

Menurut Abdulloh, sesuai dengan tema hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77 yakni bangkit lebih cepat pulih lebih baik, di mana bangsa Indonesia ini telah dilanda pandemi covid-19 selama  lebih 2 tahun, semua rakyat Indonesia mengalami sakit bukan hanya fisik tapi secara ekonomi sangat sakit.

Menurut Abdulloh, maka dengan slogan itu jangan melihat ke belakang ketika pandemi Covid-19 mengancam, tapi bagaimana kita harus melihat ke depan untuk menjadi lebih baik. Diharapkan bisa pulih lebih cepat dan bangkit lebih baik di masa depan.

"Ketika berbicara dari sisi ekonomi, untuk  pulih lebih cepat bangkit lebih baik itu bagaimana kita bisa menjadi bangkit lagi kembali di semua elemen. Seperti yang sudah dicanangkan oleh Presiden yakni untuk membangkitkan kembali usaha mikro, agar situasi perekonomian ini bisa pulih lebih cepat," terangnya.

Ia menjelaskan, sektor yang sangat penting untuk didorong khususnya di kota Balikpapan adalah usaha kecil, karena memang situasi pandemi Covid 19 ini paling dirasakan oleh pengusaha kecil. Oleh karena itu, perlu disupport oleh pemerintah dan dibangkitkan kembali usaha yang ada di rakyat kecil.

"Kalau kita bicara recovery ekonomi itu bukan hanya semata-mata dari mereka tapi pemerintah juga harus support, kita juga telah mengalokasikan anggaran untuk men-support usaha-usaha kecil untuk bisa bangkit kembali melalui masing-masing asosiasi mereka. Termasuk pemerintah melalui dinas terkait," ujarnya.

Untuk tahun depan, pihaknya  masih fokus mengalokasikan anggaran untuk recovery ekonomi melalui banyak program-program yang sudah dianggarkan, termasuk memberikan support anggaran bagi ibu-ibu PKK dalam memberikan edukasi kepada masyarakat diantaranya cara bercocok tanam seperti cabe dan tanaman lainnya yang bisa ditanam di pekarangan, sehingga  tidak perlu lagi belanja keluar cukup dari pekarangan sendiri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar