Dihantam Pandemi, UMKM Kaltim Tetap Tumbuh

Foto : Disperindagkop UKM Kaltim

KBRN, Samarinda : Sejumlah usaha mikro kecil menengah UMKM di Kalimantan Timur mengalami peningkatan meski dilanda pandemi covid-19.

Hal itu disebutkan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi, Disperindagkop dan UKM Kalimantan Timur HM Yadi Robyan Noor.

Seperti sharing omzet UMKM terhadap PDRB tahun 2021 yang mencapai Rp 54 triliun. Sedangkan pada 2022 ditagetkan mencapai Rp 58 triliun.

"Ini on going tahun 2022 target kita mencapai Rp 58 triliun dari potensinya diatas Rp 76 Triliun, saya kira ini bukan janji kosong, tapi angkanya by name by adress kami punya," ujar Roby, Selasa (24/05/2022).

Selain itu jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kaltim saat ini berjumlah 344 ribu dari 307 ribu jumlah sebelumnya.

Meningkatnya jumlah ini, kata Roby karena ada pembiayaan yang hasil kajian, seperti dari Kementerian Koperasi, Bappenas dan Bank Dunia.

Kajian tersebut mengatakan bahwa 50 persen banyak menutup usaha, kemudian hampir 80 persen pengusaha yang mengurangi tenaga kerja dan 60 persen menggunakan tabungan.

"Dari hasil analisis 240 ribu pelaku UMKM, Alhamdullilah dapat bantuan dana sebasar Rp 600 miliar, ini angka yang besar. Mereka yang tadinya sekarat sekarang sudah pulih dan sebagian dari mereka memutar ekonomi," jelasnya.

Menurutnya Dana ini membuatnya harus sempurna, karena pendataannya hanya satu bulan, kemudian realisasinya harus dalam waktu 3 bulan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar