Program UKM Tangguh di Kutim Bisa Penuhi 40 Persen Produk Kebutuhan Daerah

KBRN, Samarinda : PT. KPC bersama Pemkab Kutim menggelar Program UMKM Tangguh Batch ke 3 yang dilaksanakan di Sangatta  Senin (23/5/2022).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Setelah sebelumnya berhasil menjalankan UKM Tangguh angkatan 1 dan 2 kini PT. KPC kembali menggelar program UKM tangguh angkatan ke 3.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Ardiansyah Sulaiman mengatakan, dengan adanya UMKM ini akan mampu memenuhi permintaan kebutuhan daerah di Kutai Timur.

Hal ini selaras pula dengan perintah yang disampaikan Presiden RI, bahwa UMKM ini masuk dalam global market, dan 40 persennya produk-produk UMKM inilah yang bisa mampu memenuhi kebutuhan masing-masing daerahnya.

"Kondisi ekonomi sekarang ini justru UKM yang masih primadona karna tidak terkganggu, karna UMKM hampir semua lini masuk gelombang market, 40 persen produk umkm bisa memenuhi kebutuhan pemerintah daerah" tutur Ardiansyah

Disampaikan Ardiansyah, kepada para pelaku UMKM melalui kegiatan ini diharapkan membuat para pelaku usaha lebih bersemangat ditengah situasi saat ini.

Sementara itu,  Manager Project Monitoring and Evaluation ESD PT KPC Louise Pasireron mengatakan UMKM Tangguh merupakan program Pendidikan pelatihan kewirausahaan berdurasi 4 bulan bagi UMKM lokal yang telah menjalankan usahanya minimal 2 tahun dimana peserta diajarkan mindset usaha dan prinsip-prinsip pengelolaan usaha yang tepat untuk meningkatkan skala usaha mereka serta berkontribusi nyata mendukung program pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan pekerjaan khususnya di sektor UMKM.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar