Dana Desa Hidupkan Ekonomi Masyarakat Kampung Sembuan, Ini Inovasi Petinggi dan Perangkat Desa

Camat Nyuatan dan perangkat kampung Sembuan serta aparat TNI-Polri menggunting pita peresmian bengekl motor hasil PKTD Tahun 2021 di kampung Sembuan, Kamis (20/1/2022). Foto/RRI-Andre

KBRN, Sendawar : Masyarakat Kampung Sembuan kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat kian disibukkan dengan ragam usaha.

Mulai dari pertanian, usaha kerajinan, menjahit, perbengkelan, gilingan padi, sarang walet hingga usaha air minum isi ulang.

Usaha-usaha produktif itu terwujud berkat adanya dana desa maupun dana alokasi kampung yang dikucurkan pemerintah daerah dan pusat.

Di samping itu perangkat desa juga terus berinovasi dalam mencari peluang-peluang usaha yang cocok untuk masyarakat setempat.

Bahkan Kampung dengan 3 RT itu baru saja meresmikan sejumlah fasilitas dan program usaha yang dibangun tahun 2020-2021.

Yakni sarana usaha pertanian berupa penggilingan padi serta peresmian pembukaan lahan sekaligus tanam perdana. Kemudian Pemerintah kampung dan kecamatan Nyuatan juga meresmikan satu buah bengkel motor.

Acara peresmian kegiatan Padat Karya Tunai Dana Desa itu digelar bersamaan dengan laporan pertanggungjawaban kepala desa kepada masyarakat di kantor petinggi Sembuan, Kamis (20/1/2022).

Kepala kampung Sembuan Jersinus menjelaskan, total Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APB-Kam) Kampung Sembuan Tahun 2021 sebesar Rp 1,8 Miliar.

Yang terdiri dari Dana Desa APBN Rp 1,2 miliar, ADK Rp 591 juta dan Bantuan Provinsi Rp 50 juta.

Anggaran tersebut digunakan untuk belanja bidang pemerintah kampung sebesar Rp 548 juta. Bidang pembangunan Rp 526 juta, Bidang pembinaan kemasyarakatan Rp 19,5 juta, bidang penanggulangan bencana, darurat dan kegiatan mendesak Rp 343 juta. Kemudian penyertaan modal melalui Bada Usaha Milik Kampung sebesar Rp 460 juta.

Adapun bidang pemerintahan kampung digunakan untuk belanja aparatur desa, BPK dan lembaga adat.

"Kemudian peningkatan kapasitas aparatur Pemerintah Kampung yaitu pelatihan yang di 2021 kemarin yang ke Samarinda," jelas Jersinus.

Sementara untuk kegiatan pembangunan yaitu semenisasi jalan kampung, pembangunan gedung penggilingan yang dilengkapi mesin dan peralatan pendukung.

Lalu pembangunan gedung bengkel dan saran perbengkelan serta pembangunan lapangan voli.

"Beberapa kegiatan untuk tahun 2021 memang karena ADK kita dari 800 juta turun menjadi 500 juta akhirnya banyak kegiatan yang tidak bisa kami laksanakan," katanya.

Berikut kegiatan pembinaan masyarakat, kampung Sembuan memberikan pelatihan menjahit untuk kelompok dewasa dan anak-anak sebanyak 1300 orang.

Sementara untuk bidang penanggulangan bencana, darurat dan kegiatan mendesak difokuskan untuk penanganan pandemi covid-19.

"Ini kita laksanakan program PPKM mikro dengan mendirikan Pos jaga RT 01 dan 02, pengadaan tempat dan bahan cuci tangan, pembagian sembako bagi masyarakat yang terpapar covid. Lalu bantuan untuk masyarakat yang mengalami musibah kebakaran, pembagian BLT kepada 90 KPM selama 12 bulan dan pengadaan mesin pemadam kebakaran portable 2 unit," urai Jersinus.

Sedangkan program PKTD melalui penyertaan modal BUMK dibantu dalam bentuk program ketahanan pangan.

Yaitu pengadaan mesin pembajak lahan satu unit, mesin perontok padi 2 unit dan bantuan pupuk dan benih jagung untuk kelompok tani.

Kaur Keuangan kampung Sembuan Ribka Simanjuntak menambahkan, seluruh program pembangunan di kampung direncanakan bersama masyarakat. Begitu juga saat pelaksanaan, perangkat kampung seiring sejalan dengan masyarakat.

Sehingga tidak ada program yang hanya diketahui perangkat desa. Dan yang terpenting program pemberdayaan ekonomi sangat dirasakan masyarakat setempat.

Contohnya pembangunan giling padi dan bengkel motor yang baru diresmikan. Puluhan warga bisa mendapat pekerjaan sekaligus menambah pendapatan keluarga dan kampung.

"Kita rencananya mau kerja sama dengan perusahaan disekitar sini supaya mereka tidak beli beras dari luar. Tapi semua kita siapkan. Ini akan memberikan dampak ekonomi yang luar biasa untuk masyarakat dan kampung," ujar Ribka.

"Giling padi ini belum diresmikan saja sudah ada penghasilan," tambah dia.

Sementara bengkel motor yang baru dibangun juga langsung dilengkapi peralatan kerja. Sejumlah pemuda kampung yang memiliki keahlian otomotif bisa langsung bekerja.

"Kedepan kita mau lengkapi lagi dengan pencucian motor. Ini juga akan menambah pendapatan selain kita memberdayakan anak-anak kita," bebernya.

Tak sampai disitu, kampung dengan 560 lebih jiwa itu juga sudah membangun berbagai sarana dan usaha produktif untuk masyarakat,.

"Yang sudah jalan ini kelompok menjahit, sarang walet, air bersih isi ulang, jamu, kerajinan tangan dan kesenian," terangnya.

Sementara itu sejumlah warga Sembuan yang sebelumnya kebingungan mencari lahan usaha kini mulai bersemangat.

Salah satunya kelompok tani Jaun Nguku 2. Uniknya anggota kelompok ini semuanya perempuan.

Tak tanggung-tanggung, mereka mendapatkan kucuran dana desa hingga Rp 150 juta.

Mereka memanfaatkan dana tersebut untuk usaha pertanian. Baik, jagung, sayuran maupun palawija. Tekat menjadi petani sukses kian terbuka lebar setelah Perusahaan Layung Farm siap bekerja sama menampung hasil panen san pemasaran.

"Untuk pemasaran tidak sulit. Karena Layung Farm siap tampung. Kalau dulu kita mau usaha takut tidak ada yang beli. Kalau tidak ada penampung kan sia-sia kaya dulu kami tanam jahe tidak ada yang beli," ucap Warina ketua kelompok tani Jaun Nguku 2.

Adapun jumlah anggota kelompok sebanyak 18 orang, dengan luas lahan masing-masing 50x50 meter per orang.

Nantinya mereka akan dibina oleh pendamping desa dan perangkat kampung Sembuan. Baik pengelolaan maupun laporan keuangan.

Camat Nyuatan Tomy mengapresiasi program PKTD kampung Nyuatan. Ia berharap dana desa bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

"Saya harap kelompok tani jangan sampai beli Lombok terus. Gunakanlah sebaik baiknya uang itu untuk peningkatan ekonomi masyarakat," pesannya.

 Dan yang terpenting ia menegaskan untuk tertib administrasi.

"Karena uang pemerintah itu berapapun jumlahnya pasti akan diperiksa oleh BPK. Semoga kampung Sembuan ini makin maju dan sejahtera," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar