FOKUS: #PPKM MIKRO

Pemkab Kubar Perpanjang PPKM Level 4 Sampai 9 Agustus, Pasar Malam Hingga THM Ditutup

KBRN, Sendawar : Pemerintah kabupaten Kutai Barat memperpanjang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV mulai 3-9 Agustus 2021.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 965/ SEK.635/STG-KBR/VIII/2021, untuk pencegahan, pengendalian dan penanganan pandemi corona virus disease-2019 di kabupaten Kutai Barat.

SE tersebut ditandatangani bupati Kubar FX.Yapan di Sendawar Selasa (3/8/2021).

Dasar perpanjang PPKM Level IV adalah adanya Instruksi Mentri Dalam Negeri Nomor : 28 Tahun 2021 hingga imbauan dari presiden RI Joko Widodo agar daerah-daerah zona merah covid-19 memperpanjang PPKM hingga satu pekan lagi.

Dengan keluarnya SE perpanjangan PPKM Level 4, maka sebagian besar kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan dibatasi. Baik kegiatan belajar mengajar, perkantoran, ibadah maupun kegiatan non esensial dilakukan secara daring.

BACA JUGA:

Walau PPKM, Perjudian Masih Marak di Kubar ?

Namun pelaksanaan sektor utama pemerintahan khususnya pelayanan publik yang tidak bisa ditunda diberlakukan 25% maksimal staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.

Sektor yang diperbolehkan beroperasi 100 % adalah kegiatan pelayanan umum yang bersifat darurat, dan sektor yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat.

Seperti layanan kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi terutama untuk kebutuhan pokok masyarakat.

Sedangkan usaha perekonomian seperti, toko swalayan atau supermarket, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, hingga rumah makanan hanya diizinkan beroperasi maksimal jam 8 malam.

Berikut sejumlah kegiatan pada fasilitas umum yang ditiadakan sementara. Seperti tempat wisata, kegiatan seni budaya dan sosial kemasyarakatan, resepsi pernikahan, seminar dan rapat-rapat umum.

BACA JUGA:

Kasus Corona di Kubar Bertambah 3000 Dalam Sebulan, Bupati: Tolong Tunda Semua Acara

Selanjutnya kegiatan yang ditutup sementara.

Antara lain pasar malam, jasa hiburan malam / karaoke / billyar, fasilitas olah raga/pusat kebugaran, dan fasilitas rekreasi/wahana air/water boom dan kolam renang umum.

Ketentuan terakhir adalah pelaku perjalanan yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum. Semua pelintas atau pengendara maupun penumpang yang masuk wilayah Kubar diwajibkan:

Menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama)

Menunjukkan Antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, dan kapal

Untuk sopir dan kernet kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

Selain itu, bupati Kubar FX.Yapan melalui Surat Edaran ini juga mengamanatkan sejumlah strategi dan upaya dalam memutus penyebaran covid-19.

Pertama sejalan dengan upaya pemerintah memperketat dan membatasi mobilitas masyarakat, maka perusahaan yang berencana mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah, agar menunda jadwal kegiatan dimaksud sampai dengan akhir masa diberlakukannya PPKM Level IV.

BACA JUGA:

Disebut 'Tidur' Urus Covid, Bupati Kubar: Biar Tuhan Yang Tahu

Berikut Warga yang berstatus kontak erat dari pasien terkontaminasi positif Covid-19, wajib melakukan karantina mandiri selama 5 hari. Dilanjutkan pemeriksaan tes RT-PCR oleh pemerintah atau karantian mandiri selama 14 hari bagi yang tidak tes RT-PCR.

Lalu dalam rangka meningkatkan kewaspadaan penyebaran Covid-19 yang sangat cepat pada saat ini, maka setiap warga yang meninggal di rumah dan terindikasi Covid-19, diperlukan pemeriksaan tes RT Antigen (post mortem) paling lambat 3 jam setelah meninggal, untuk memastikan pemulasaran dan pemakamannya serta tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Selanjutnya kepada seluruh pengurus tempat ibadah, diimbau agar secara rutin dan terus-menerus sebelum pelaksanaan ibadah, menyampaikan/mengingatkan kewajiban masyarakat menerapkan protokol kesehatan 4 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak dan Mengindari Kerumunan).

“Baik saat di tempat ibadah maupun di tempat-tempat dan fasilitas umum lainnya. Serta memanjadkan do’a bersama untuk kesehatan, keselamatan, semoga wabah virus Covid-19 cepat berlalu dari bangsa dan negara kita Indonesia dan dunia,” tulis SE tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00