FOKUS: #PPKM MIKRO

Kasus Corona di Kubar Bertambah 3000 Dalam Sebulan, Bupati: Tolong Tunda Semua Acara

KBRN, Sendawar : Kasus covid-19 di kabupaten Kutai Barat Klimantan Timur mencatat rekor tertinggi dalam satu bulan. Sejak 1 Juli sampai 1 Agustus terjadi penambahan kasus positif covid-19 sebanyak 3134 orang.

Pada awal Juli kasus terkonfirmasi berada di angka 3900 kasus. Hanya dalam 31 hari jumlahnya meledak hingga 7134 kasus dengan angka kematian mencapai 136 orang atau bertambah 67 orang.

BACA JUGA:

Bupati Kubar: Kegiatan Pengumpulan Masa Ditunda Dulu

Ironinya masyarakat cenderung mengabaikan protokol kesehatan. Bahkan acara yang mengumpulkan masa masih saja dilakukan. Baik acara keluarga, upacara adat maupun kumpul-kumpul warga.

“Tolong juga wartawan imbaukan  melalui berita-berita. Saya sudah kirim surat, acara-acara baik acara adat, acara agama, acara pernikahan tunda dulu,” kata bupati FX.Yapan kepada wartawan di halaman kantor bupati kompleks pemkab Kubar Minggu (1/8/2021).

FX.Yapan saat itu tengah didampingi wakil bupati Kubar Edyanto Arkan, Kapolres Kubar AKBP Irwan Yuli Prasetyo serta Dandim 0912/Kubar Letkol Kav Yudhi Prasetyo Purnomo.

BACA JUGA: 

PPKM Level IV, Pintu Masuk Wilayah Kubar di Perketat

Bupati Kubar FX Yapan, Wakil Bupati Edyanto Arkan berbincang dengan Kapolres Kubar AKBP Irwan Yuli Prasetyo serta Dandim 0912/Kbr Let Kav Yudhi Prasetyo Purnomo usai pelepasan Alviano Dava Raharjo, bocah yatim piatu di depan kantor bupati Minggu 1/8/2021.

Saat ditanya mengapa pelanggar prokes tidak ditindak tegas, Yapan dan Edyanto hanya meminta masyarakat lebih sadar.

“Memang masyarakatnya yang perlu lebih sadar. Biar tegas apalagi lah. Kami dengan aparat ini sudah tenaga dan pikiran habis,” jawab bupati Yapan dan wakil bupati Kubar Edyanto Arkan.

Keduanya mengaku tidak memberikan sanksi kepada masyarakat dan lebih memilih tindakan prefentif.

“Janganlah (diberikan sanksi). Ini kan kita memberikan tindakan-tindakan prefentif. Kasihan,” ujar orang nomor satu dan dua di Kubar itu.

Kabupaten Kutai Barat sendiri masih menerapkan PPKM Level 4. Status itu berlaku sampai 2 Agustus 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00